Jakarta PSBB Jilid 2, Operasional Bus AKAP Di Terminal Madiun Seperti Biasa

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Operasional armada bus angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) dari dan ke arah Jabodetabek, di Terminal Type A Puroboyo, Kota Madiun pada Selasa (15/9) terpantau masih normal atau seperti biasa. Kendati pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid dua atau PSBB pengetatan mulai diterapkan, Senin (14/9).

Kepala Terminal Purboyo, Suyatno mengatakan, sejak pandemi Covid-19 operasional armada bus sampai dengan Selasa (15/9), masih normal. Rata-rata per hari bus AKAP masih menyundul angka 300 sampai dengan 400 armada, sedangkan bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) hanya berkisar 200 armada.

“Yang transit ke terminal banyak yang AKAP, jumlahnya lebih besar. Ini mungkin aturannya (PSBB) tidak seketat dulu, tidak ada rapid dan lain-lain,” ujarnya, Selasa (15/9).

Mengacu pada PSBB tahap pertama lalu, Suyatno menilai perbandingan peraturan sangat jauh dibandingkan dengan sekarang. Sangking ketatnya PSBB perdana, beberapa Perusahaan Otobus (PO) mengeluhkan hal tersebut. “Sekarang lebih longgar, alhamdulillah tidak berimbas dan lancar seperti kemarin,” tuturnya.
Untuk penerapan protokol kesehatan sendiri, masih sesuai peraturan lama covid 19. Dipastikan kru bus memiliki surat sehat dari PO dan memiliki izin jalan. Sedangkan, untuk armada bus harus dilakukan penyemprotan disinfektan setelah keluar dari garasi.

“Di terminal pun tiga kali selama seminggu juga dilakukan penyemprotan desinfektan, pada hari Senin, Jumat dan Minggu,” katanya.

Baca Juga: Diduga Terlibat Korupsi Benih Kedelai Rp 1,3 M, Asper KPH Madiun

Untuk calon penumpang sendiri, sebelum naik ke dalam bus akan dilakukan pengecekan suhu tubuh,menerapkan jaga jarak (physical distancing) dan memakai masker.

“Setiap kali bus transit kita cek, termasuk pembatasan jumlah penumpang. Sebenarnya, tidak dibatasi pun sudah sepi, tapi tetap kita kontrol. Alhamdulillah sesuai dengan protokol kesehatan, meskipun kita tidak bisa mengontrol setelah keluar dari terminal,” jelasnya.

Reporter: Adi/Juremi

Editor: Della Cahaya