Jajaran Satreskoba Polres Trenggalek Bekuk 4 Orang Tersangka, Dalam Kurun Waktu Satu Minggu

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Kepolisian Resor Trenggalek menggelar konferensi pers kasus narkotika dan obat keras berbahaya dalam rangka Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 selama kurun waktu satu Minggu terakhir. Polres Trenggalek melalui Satreskoba berhasil membekuk dan menahan sedikitnya 4  tersangka dengan barang bukti narkotika jenis sabu dan okerbaya jenis pil koplo, Selasa (1/9).

Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus Narkoba dan Okerbaya tersebut tak lepas dari kerja keras  jajaran Satresnarkoba Polres Trenggalek.  Pihaknya melakukan penyelidikan dan pendalaman hingga berhasil menangkap dan mengamankan para tersangka lengkap berikut barang buktinya.

“Kasus pertama dengan tersangka RB warga desa Karangan,Kecamatan Karangan, dengan barang bukti 5 paket sabu-sabu dengan masing-masing berat kotor 0,43 gram, 0,37 gram, 0,54 gram, 0,76 gram dan 0,82 gram. RB ditangkap di pinggir jalan masuk Desa Karangsoko Kecamatan Trenggalek” Ungkap AKBP Doni.

Masih kata Doni, dari interogasi awal diperoleh keterangan, sabu tersebut diperoleh RB dari temannya  berinisial AD.  Kemudian petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut hingga berhasil menangkap tersangka AD yang merupakan warga Desa Ngares Kecamatan Trenggalek.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti Pil Y sebanyak 78 butir dan pil dobel L sejumlah 2.269 butir dalam kemasan box dan puluhan plastik bening.

Tak berhenti disitu, petugas juga berhasil meringkus EP warga Desa Balerejo kecamatan Kauman Tulungagung. Ep ditangkap di salah satu warung kopi di Desa Ngadirenggo Kecamatan Pogalan. Dari tangan EP, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 816 butir pil dobel L dalam kemasan 9 plastik bening.

Baca Juga: Jelang Pendaftaran Paslon Pilbup Kediri, Ini Fokus KPU

Baca Juga: Dukung Perwal No. 30/2020, Transaksi Non Tunai Gratis Masker

Selain itu, unit opsnal satresnarkoba juga berhasil menangkap RH, asal Desa Karangturi Kecamatan Munjungan di teras sebuah rumah kosong di desa yang sama lengkap dengan barang bukti berupa 90 butir pil koplo jenis dobel L.

“Total keseluruhan yang berhasil diungkap selama digelarnya operasi tumpas narkoba semeru 2020, kasus Narkotika 2 tersangka dan kasus okerbaya 2 orang tersangka. Kemudian barang bukti yang berhasil diamankan antara lain Narkotika jenis sabu 2,79 gram, pil dobel L sebanyak 3.145 butir, Pil Y 78 butir dan  uang tunai Rp 1,6 juta.” imbuhnya.

Reporter: Dias Farid

Editor: Della Cahaya