Jaga Tradisi, Kampung Keramik Dinoyo Edukasikan Keramik ke Generasi Muda

Share this :

Malang, koranmemo.com – Tradisi pembuatan kerajinan keramik di Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, sudah ada sejak 1930. Demi menjaga tradisi tersebut, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Dinoyo menyelenggarakan Festival Keramik Dinoyo, Minggu (11/10).

Lurah Kelurahan Dinoyo, Dwi Hermawan menuturkan, berkurangnya kepedulian generasi muda Kelurahan Dinoyo terhadap tradisi peninggalan leluhur dapat membahayakan bagi keberlangsungan budaya kerajinan keramik Dinoyo. Untuk itu digelarlah Festival Keramik Dinoyo untuk mengedukasi generasi muda dalam mengenal kerajinan keramik.

“Di lingkungan sini banyak anak-anak, mereka mempunyai kecenderungan mempelajari hal yang baru dan budaya baru. Jadi budaya kerajinan keramik sendiri ini jangan sampai luntur,” ujarnya.

Menurut Dwi, festival tahunan tersebut juga sebagai upaya untuk menggerakkan kembali perekonomian warga Kelurahan Dinoyo khususnya pengrajin keramik yang terdampak pandemi Covid-19. Serta sebagai upaya mempromosikan kembali daya tarik di kampung tersebut.

“Kami berharap kegiatan di Kampung Keramik Dinoyo bisa gebyar lagi, sehingga keberlangsungan budaya keramik Dinoyo bisa tetap bertahan dan berkembang,” tuturnya.

Sementara itu, Khoirul (40), pengunjung asal Kecamatan Klojen, Kota Malang menuturkan putrinya,  Naura Zakia (6) dan Aisyah Mahira (4) merasa senang dan antusias diajak ke Kampung Keramik Dinoyo.

“Saya ajak kesini untuk mengenalkan apa itu keramik. Selain itu juga mengajarkan berinteraksi dengan teman-teman supaya lebih percaya diri dalam berekspresi,” ujarnya.

Reporter: Mokhammad Sholeh

Editor: Della Cahaya