Jadi Budak Sabu, Pasangan Penghuni Kos Ditangkap

Kediri, koranmemo.com – Petugas Satreskoba Polres Kediri Kota, masih melakukan penyelidikan setelah menangkap dua penghuni kos yang berada di Desa Jabon Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri, Sabtu (13/7). Lantaran, dua penghuni kos tersebut diketahui memiliki dua piket sabu dengan berat total 0,35 gram.

Dari hasil pemeriksaan petugas, diketahui penghuni kos tersebut bernama Agus Supriadi (43) asal Kelurahan Dermo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dan Ika Rosiana Sari (21) asal Kelurahan Lirboyo, yang saat ini berada di Sat Tahti Polres Kediri Kota untuk proses penyelidikan.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Kamsudi mengatakan, dua penghuni kos tersebut diperkirakan adalah pasangan suami istri (pasutri), yang ternyata menyimpan atau memiliki narkoba jenis sabu yang disimpan di kamar kos. “Setelah petugas melakukan penggeledahan di tempat kos, kami menemukan dua poket sabu, satu korek api dan alat hisap sabu,” jelas Kamsudi.

Sebelum petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di tempat kos tersebut, petugas memperoleh informasi adanya transaksi jual-beli narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata sabu tersebut milik kedua terlapor Agus dan Ika.

Setelah petugas melakukan pemeriksaan, lanjutnya, kedua terlapor segera dibawa ke Mapolres Kediri Kota untuk tes urine. Dari hasil tes tersebut, keduanya positif sebagai budak sabu (pengguna, red) karena mengandung Amphetamin.

Sementara ini, petugas masih menetapkan kedua terlapor sebagai pengguna. Untuk dugaan pengedar, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Dugaan kami sementara ini, mereka adalah pengguna. Untuk pengedar atau bukan, masih dalam proses penyelidikan,” tutur Kamsudi.

Menurut Kamsudi, kedua terlapor terbukti melanggar Pasal  112 (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang tanpa hak memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 bukan tanaman Narkotika  jenis sabu, termasuk perbuatan melanggar hukum.

“Untuk penangkapan dua terlapor tersebut, terjadi pada Kamis (11/7), sekitar pukul 20.30 WIB. Kami terus melakukan penyelidikan, dari mana kedua terlapor tersebut memperoleh barang haram tersebut,” kata Kamsudi.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu