Italia Menjadi Negara Eropa yang Paling Terdampak Wabah Corona

Lombardy, koranmemo.com – Wabah Corona di Italia telah menyebabkan 152 warga terinfeksi dan 3 di antaranya meninggal dunia. Jumlah ini merupakan yang terbanyak di Eropa. Senin (24/2), Pemerintah Italia yang telah menerapkan penjagaan ketat di beberapa kota yang ada di Region Lombardy dan Veneto, menyebabkan sekitar 50.000 warga tidak bisa keluar atau masuk wilayah tersebut.

“Kami telah melaksanakan kebijakan yang sesuai dengan nilai-nilai konstitusional yang ada. Dalam daftar nilai-nilai konstitusional Italia, keselamatan warga Italia merupakan yang pertama dan yang paling penting. Saya berharap warga Italia dapat meyakini apa yang sedang dilakukan oleh lembaga-lembaga politik dan ilmiah saat ini,” ujar Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte dikutip dari The Guardian.

Dalam mencegah penularan wabah Corona, Pemerintah Italia juga telah memerikasa kesehatan ratusan pekerja yang bekerja bersama korban infeksi pertama wabah Corona di Italia. Pasien pertama tersebut diduga tertular setelah bertemu temannya yang baru saja kembali dari China, namun temannya tersebut dinyatakan tidak terinfeksi.

“Sayangnya rekannya tidak terbutkti terinfeksi virus Covid-19. Kita akan terus menelusuri penularannya di tempat lain, setidaknya saat ini sudah ada dua hipotesis dalam kasus ini,” ujar Kepala Pemerintahan Lombardy, Attilio Fontana.

Dengan diberlakukannya isolasi, berbagai kegiatan di luar rumah telah dibatasi dan warga diharapakan tetap berada di dalam Rumah. Sekolah, pertokoan, festival dan acara olehraga telah dihentikan untuk meminimalkan kontak sosial masyarakat yang berpotensi menyebarkan virus Covid-19, virus yang menyebabkan wabah Corona.

Karnaval Venice yang seharusnya berakhir pada hari Selasa besok, telah dibubarkan lebih cepat pada hari Minggu. Milan Fashion Week juga dilakukan tanpa adanya tamu undangan, sehingga pameran baju tersebut hanya disiarkan pada Instagram dan Facebook. Selain itu, sekolah dan universitas yang ada di Lombardy, Veneto, Emilia-Romagna, dan Piedmont juga akan diliburkan selama satu minggu.

Seiring dengan peningkatan tindakan penanganan yang dilakukan oleh pemerintah Italia, masyarakat mengalami kepanikan akan tertular virus Covid-19. Antrean panjang dari warga yang menggunakan masker di depan supermarket di Kota Casalpusterlengo telah terjadi. Pihak supermarket bahkan mengatur jumlah pengunjung yang bisa masuk untuk menghindari kekacauan.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya