Isak Tangis Sambut Jenazah TKI yang Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Share this :

Trenggalek, Koranmemo.com – Isak tangis menyelimuti kedatangan jenazah Ilyas Setiawan (27), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Trenggalek yang tewas diduga dibunuh saat bekerja di perkebunan kelapa sawit Malaysia, Jumat (13/12). Jenazah Ilyas tiba di rumah duka diantar ambulans sekitar pukul 17.40 WIB.

Jenazah diantar ambulans dan beberapa mobil pengiring dari Surabaya menuju Desa Parakan Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Saat rombongan pengantar datang, tangis keluarga dan beberapa kerabat pecah. Mereka sudah menunggu kedatangan jenazah Ilyas sejak sore.Suasana pilu semakin terlihat ketika peti jenazah dikeluarkan dari ambulans. Beberapa keluarga korban terlihat menangis histeris. Bahkan kakak korban, Rosi Eka Ambarsari sempat dibopong untuk masuk ke rumah karena lemas tak kuasa melihat adiknya pulang tak bernyawa.

Usai diturunkan dari ambulans jenazah langsung dibawa ke masjid untuk disalati, di masjid berjarak 50 meter dari rumah duka. “Almarhum didampingi oleh anggota keluarga, yaitu paklek (paman),” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek, Nanang Budiharto.

Jenazah Ilyas, lanjut Nanang dipulangkan Kamis (12/12) dari Kuching ke Tedadu dan diberangkatkan dari Entikong ke Pontianak di hari yang sama. Setelah itu, jenazah diterbangkan dari Pontianak ke Surabaya menggunakan pesawat sekitar pukul 12.00 WIB hari berikutnya atau Jumat (13/12).

Pihak dinas mewakili pemkab, kepolisian, dan UPT Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (P2TK) Surabaya turut menemani pemulangan jenazah. “Jenazah Ilyas sampai di Bandara Internasional Juanda sekitar pukul 13.45 WIB. Setelah pengurusan dokumen rampung, jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka. Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu