Investor Eksekusi Wisata Kweden River Park

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com РKweden River Park merupakan wahana wisata berbasis alam yang berlokasi di Desa Kweden Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Sayangnya, mulai kini wahana wisata tersebut tak akan bisa lagi dinikmati wisatawan lantaran kehilangan sejumlah aset yang dimiliki.

Hilangnya wahana wisata alam ini lantaran investor yang menanam modal di objek wisata tersebut menarik asetnya. Hal itu dilakukan karena investor merasa tidak diikutsertakan dalam segala keputusan.

Bahkan, selama 9 bulan terakhir ia tidak mengetahui administrasi keuangannya. Akibat eksekusi ini, dipastikan akan mengurangi kecantikan dari wahana wisata Kweden River Park.

Pantauan Koranmemo.com, aset yang dieksekusi investor meliputi, beberapa meja kursi yang biasanya dipakai untuk berjualan warga, sejumlah gazebo, dan beberapa bangunan yang dianggap menjadi aset milik investor. Gazebo yang berada di kolam renang pun bahkan juga turut dieksekusi.

Ironisnya, eksekusi dilakukan ketika sedang banyak wisatawan berdatangan menikmati keindahan wisata alam Kweden River Park. Karena saat ini sedang musim liburan sekolah, sehingga keluarga memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata. Pengelola pun harus memberikan penjelasan kepada para pengunjung agar tidak merasa kecewa.

Jaya Nur Hadi, Investor Kweden River Park mengatakan, awalnya wisata ini dibuka 3 tahun yang lalu dengan menggunakan modal darinya. Pada tahun ke dua, pihak desa memasukkan kolam renang untuk ikut dikelola. Menurutnya, waktu itu semua berjalan baik.

Sejalan dengan RUPS 2, desa mengajukan pengelola dari warga, sepanjang pengelolaan ia tidak diajak bicara. “Karena merasa dirugikan, saya mengeksekusi aset yang menjadi milik saya,” jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak desa belum dapat dikonfirmasi. Karena kepala desa setempat sedang ke kantor kecamatan. Sementara pihak pengelola menyerahkan sepenuhnya kepada kepala desa. Rencananya aset-aset yang dieksekusi akan dibawa ke objek wisata lain yang dikelola investor.

Reporter Andik Sukaca
Editor Achmad Saichu