Investasi Sapi Perah Bodong, Inikah Aktor Intelektualnya?

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Aktor intelektual di balik kasus invetasi sapi perah bodong yang dijalankan Direktur CV Tri Manunggal Jaya (TMJ) Ponorogo Hadi Suwito, dan Bendahara CV TMJ Arie Setiawan sedikit terungkap. Ini setelah Cak Benu atau yang bernama asli Galih Kusuma warga RT 08 RW 02 Desa Singgahan Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun angkat suara dalam kasus ini.

Dalam vidio klarifikasi berdurasi 1 menit 27 detik, yang viral di media sosial itu. Pemilik Cak Benu Resto dan John Barbershop ini mengaku sebagai penggagas kegiatan CV Tri Manunggal Jaya ( TMJ) Ponorogo, diduga kegiatan yang dimaksud adalah Investasi penggemukan sapi perah. Tak hanya itu, dalam klarifikasi tertanggal 6 Februari lalu itu, Galih juga mengaku aktifitas (invetasi, red) yang dijalankan CV TMJ sejak 2016 hingga 2020 ini ternyata fiktif.

Pengusaha asal Madiun ini juga, mengungkapkan menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas seluruh kerugian yang diderita seluruh investor.” Sejak berdiri dan pengisian personel, semua kegiatan dan bentuk kerja sama CV Tri Manunggal Jaya, adalah ide dan kehendak saya. Sejak 2016 hingga 2020 semua program-programnya adalah fiktif belaka. Oleh karenanya saya-lah yang paling bertanggung jawab atas kerugian yang diderita semua pihak,” ujarnya, Senin ( 24/2).

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto mengatakan, tengah fokus memburu aset yang dimiliki CV Tri Manunggal Jaya milik tersangka Hadi Suwito ini. Sejak, Sabtu (22/2) kemarin, pihaknya telah menyegel 4 lokasi aset yang terkait kasus penipuan dengan kerugian ditaksir hingga Rp 200 miliar ini.

Diantaranya, kantor CV TMJ di Jalan Anggrek Kelurahan Bangunsari Kecamatan Ponorogo, salon John Babershop di komplek Ruko Garden Familly di Jalan Letjend Suprapto No 75 Kelurahan Singosaren Kecamatan Jenangan, serta Cak Benu Resto di Jalan Batoro Katong Gang V nomor 2 lingkungan Ronowijayan kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, dan Pandawa Fitness di Jalan Suromenggolo Kota Ponorogo.” Kita fokus kejar aset mereka ada dimana saja. Ada 3 tempat sudah kita segel. Mayoritas atas nama orang lain,” ujarnya.

Arief mengaku, bila ditemukan bukti keterlibatan pihak lain dalam kasus ini, pihaknya akan segera menetapkan sebagai tersangka. Mengingat besarnya aliran dana dalam bisnis tipu-tipu berkedok Investasi Sapi Perah ini.” Bukan tidak mungkin akan jadi tersangka. Kita kumpulkan dulu buktinya,” akunya.

Diketahui sebelumnya, pihak Polres Ponorogo akhirnya menetapkan dua tersangka, dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi sapi bodong CV TMJ Ponorogo. Mereka yakni, Dirut CV TMJ Ponorogo Hadi Suwito dan Bendahara CV TMJ Arie Setiwan. Hingga saat ini lebih dari 29 orang mengaku menjadi korban. Antara lain 14 korban dari Ponorogo dan 15 korban dari luar daerah.

Reporter Zainul Rohman
Editor Achmad Saichu