Inul Vizta Disegel, Digerebek Polda Jatim Diduga Gelar Tari Striptis

Share this :

Kediri, Koranmemo.com – Tempat karaoke di pusat perbelanjaan di Kota Kediri yang berada di Kediri Mall, Inul Vizta, saat ini Jumat (14/7), disegel polisi. Hal ini menyusul adanya penggerebekan Polda Jatim Jumat, (14/7) dini hari karena diduga di tempat tersebut digelar tari striptis atau pesta tarian telanjang.

Informasi yang berkembang, puluhan pengunjung bersama pekerja di karaoke tersebut saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur di Surabaya.

Keterangan yang diperoleh Koranmemo.com menyebutkan, sekitar pukul 23.30 WIB petugas dari Polda Jatim mendatangi tempat hiburan yang terletak di lantai 3 pusat perbelanjaan tersebut. Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan puluhan pengunjung yang diduga tengah mengadakan pesta tarian telanjang.

Menanggapi kabar yang beredar tersebut, Nur Khamid, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Kabid Trantib), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri mengatakan , akan menindaklanjuti terkait informasi adanya penggerebekan dari Polda Jatim.

Kendati demikian, dia belum dapat memastikan mengenai dugaan adanya tarian telanjang yang kabarnya kian santer dan tengah menjadi perbincangan hangat.

“Akan kami lakukan penyidikan lebih lanjut mengenai izin dan sebagainya.Kemudian akan kami rekomendasikan ke pemerintah untuk mencabut perizinannya jika tidak memenuhi ketentuan yang berlaku,ā€¯ungkapnya.

Pantauan di lokasi, terdapat garis polisi terpasang di pintu masuk karaoke Inul Vista di lantai 3 Sri Ratu Kota Kediri. Sementara hingga saat ini belum ada keterangan resmi baik dari kepolisian dan pihak pengelola karaokea tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen, juga belum bisa ditemui. Demikian halnya dengan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera yang dihubungi reporter Koranmemo.com juga belum berhasil dikonfirmasi.

Reporter: Angga Prasetya/Ahmad Alamudin

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.