Inovasi Satlantas Perbaiki Citra Polri

Trenggalek, koranmemo.com – Perwira satu ini dikenal sebagai sosok yang tak pernah lelah bekerja siang malam. Sebagian waktunya banyak dihabiskan di jalan dan melayani masyarakat khususnya di bidang kelalulintasan. Sebagai Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Heru Sudjio, SH berprinsip tak mau setengah-setengah dalam bekerja, apalagi berurusan dengan pelayanan publik.

Di tengah masih tingginya ketidakpercayaan publik khususnya terhadap polantas, ia terus berkreasi dan berinovasi agar nilai kepuasan masyarakat semakin meningkat. Hal ini satu tekat dalam membangun citra Polri di masyarakat.

Kepada Koran Memo, AKP Heru Sudjio mengatakan bahwa inovasi yang telah dilakukannya salah satunya adalah “Sambel Pedas Gus” atau kepanjangan dari Samsat Bermotor Layanan Pedesaan Pegunungan dan Pesisir. Ruang pelayanan publik pun ia sulap menjadi lebih presentatif dan nyaman. Dilengkapi dengan fasilitas free wifi dan kotak charger gadget serta semuanya gratis, di Trenggalek.

“Kami ini pelayan masyarakat, sudah bukan zamannya lagi berleha-leha. Berikan pelayanan yang baik, respon cepat, itu akan meningkatkan citra Polri dimata masyarakat,” papar alumni Secapa 2008 ini, Rabu (4/1).

Sebagai orang nomor satu di jajaran Satlantas Polres Trenggalek, bapak dari 4 anak ini kerap turun ke lapangan. Bersama anggotanya, Heru bergumul dengan panas dan debu jalanan. “Biar anggota tambah semangat, salah satu bentuk penghargaan juga kepada anggota,” tandas pria asli Malang ini.

Ditanya tentang strategi mengurangi pelanggaran dan kecelakaan yang masih banyak terjadi di Trenggalek, Heru pun menjelaskan bahwa ada tahapan-tahapan yang dilalui, yaitu pola preemtif melalui kampanye masif dan membangun kesadaran keselamatan sebagai kebutuhan, preventif dengan gelar patroli, penjagaan dan pengaturan lalu lintas khususnya pada spot yang memiliki kerawanan cukup tinggi dan represif yakni melakukan penindakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Bagi pelanggar kami berikan teguran humanis terlebih dahulu dan dicatat dalam database kami. Apabila masih mengulangi kami tilang. Untuk kecelakaan lalu lintas tentu harus melalui proses penyidikan yang profesional,” jelasnya.

Guna mengurangi penyalahgunaan wewenang oleh anggotanya, Heru menggandeng Propam selaku pengemban fungsi pengawasan di lingkungan Polri. Selain itu, Heru juga meminta masyarakat agar tidak membuka peluang memberi suap kepada anggotanya. “Mari bersama-sama jadikan polisi kita semakin profesional, modern dan terpercaya,” pungkas Heru.(haz)