Ini Alat Pembasmi Hama Tanaman Bertenaga Surya Buatan Koptan Kab. Kediri

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Adanya kreativitas kelompok tani (Koptan) Desa Bobang Kecamatan Semen yang menciptakan alat pembasmi hama bertenaga surya disikapi serius Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri. Alat ini diciptakan petani Desa Bobang bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian Kecamatan Semen.

Mohamad Soleh PPL Kecamatan Semen mengatakan, alat ini awalnya diciptakan oleh dua petani desa Bobang. Awalnya sudah diuji coba hanya lima buah, kemudian hingga saat ini sudah terbuat 25 buah dan sudah terpasang 20 buah. Alat ini efektif untuk serangan hama sejenis serangga seperti klaper, wareng dan walang sangit.

Alat ini terdiri dari kerangka besi kecil yang dibuat menyerupai lampu petromak ditambah Led UV, Baterei charge dan solar cell yang bisa dibeli di toko elektronik. Di bawahnya ada bak yang diberi air dan sabun secukupnya yang berfungsi sebagai perangkap hama serangga. Dari bak tersebut akan diketahui jenis serangga yang menyerang tanaman.

“Untuk siang hari baterei dicharge dulu dan menjelang malam hari dipasang. Ketika muncul warna ultra violet disitulah banyak serangga berdatangan mencari cahaya. Kemudian terperangkap di bak dan mati. Satu serangga bisa bertelur hingga 200 dan ini cepat pertumbuhanya jika hidup. Karenanya kita ciptakan alat ini untuk mematikan serangga agar tidak berkembang,” katanya.

Anang Widodo Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri mengatakan akan mengembangkan alat ini untuk mengurangi serangan hama ke sawah petani. Anang mengapresiasi kreativitas petani Desa Bobang bersama PPL setempat. Dispertabun selanjutnya akan mengembangkan alat ini.

“Alat ini akan menyala di malam hari dan di lahan seluas 1 heketar bisa dipasang 10 lampu perangkap bertenaga surya. Adanya alat ini pula bisa berpengaruh pada hasil capaian produk pertanian di Kabupaten Kediri. Hama yang biasa menyerang adalah sejenis serangga dan malam hari hama cenderung mencari sumber cahaya hingga akhirnya masuk dan terperangkap di bak dibawah lampu,” ujarnya.

Ditambahkan, kreativitas ini tentunya perlu ditindaklanjuti karena sifatnya ramah lingkungan dan peralatan untuk membuat lampu bertenaga surya ini mudah didapat di sekitar rumah. Yang utama kreativitas ini menumbuhkan semangat petani untuk memberikan hasil pertanian yang lebih baik capaianya setiap tahunya.

“Kita tahu serangan hama utamanya serangga sangat mengganggu hasil produksi pertanian di luar Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) lainya. Adanya alat ini cukup membantu petani menghasilkan pertanian yang lebih baik dan Kabupaten Kediri merupakan salah satu lumbung pertanian di Jawa Timur,”imbuhnya.

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu