Ingin Jadi ASN, Warga Tulungagung Tertipu Puluhan Juta Rupiah

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Adecita Happy Sherenia (26) Desa Bandung Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung melapor ke polisi. Wanita itu mengaku telah tertipu puluhan juta rupiah karena ingin jadi aparatur sipil negara (ASN) tahun ini.

Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari mengatakan, laporan itu telah diterima Mapolres Tulungagung, Kamis (13/2). Terlapor adalah Yatonah, seorang guru warga Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung.

“Korban merasa tertipu karena dijanjikan bisa menjadi ASN pada bulan ini. Tapi sampai saat ini korban belum juga menjadi ASN,” ujar Anwari, Jumat (14/2).

Awalnya, korban mengenal terlapor dari saudaranya. Saudaranya itu mengatakan, Yatonah bisa menjadikan seseorang bekerja sebagai ASN. Korban bersama saudaranya kemudian menemui Yatonah di rumahnya. Terlapor mengakui bisa menjadikan korban PNS dengan syarat menyerahkan uang Rp 85 juta. Setelah pertemuan itu, korban pertama mengirim uang Rp 18 juta kepada terlapor melalui transfer. Selang beberapa waktu kemudian, korban menyerahkan uang sisanya secara tunai.

“Korban dijanjikan Februari tahun ini akan dipanggil dan dijadikan ASN. Tapi sampai saat ini belum juga dipanggil. Korban mengaku sudah berusaha menyelesaikan secara kekeluargaan tapi terlapor tidak ada itikad baik sehingga korban melapor ke Polres,” tutur Anwari.

Atas laporan itu, polisi akan segara memanggil terlapor untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya, Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo sudah mewanti – wanti warganya agar tidak tertipu dengan modus menjadikan PNS melalui jalur khusus. Pasalnya, dalam seleksi tersebut hasil ujian bisa langsung terpantau di layar televisi yang disediakan di luar ruangan oleh panitia.

“Tadi saya pesan semuanya harus yakin bisa mengerjakan soal – soalnya. Selain itu saya katakan tadi agar tidak percaya dengan omongan titipan atau diprioritaskan itu tidak ada semuanya sama, kita fair play. Siapa yang nilainya terbaik dia yang akan ikut pada proses seleksi selanjutnya,” tutur Bupati setelah membuka tes CPNS hari pertama, Senin (9/2).

Reporter: Zayyin Multazam Sukri

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date