India Blokir TikTok, China Blokir Situs Web India

Share this :

New Delhi, koranmemo.com – India putuskan untuk memblokir aplikasi China, TikTok dan sejumlah aplikasi lainnya seiring dengan ketegangan yang memanas di perbatasan Himalaya. Seiring dengan hal itu, China juga memblokir situs web miliki India yang terus memberitakan pergerakan dari China di kawasan perbatasan.

Ketegangan antara China dan India saat ini merupakan dampak dari saling klaim wilayah di daerah perbatasan yang sempat menimbulkan kontak senjata. Insiden kontak senjata terparah antara China dengan India dalam 60 tahun terakhir di wilayah itu.

Pemerintah India melakukan pemblokiran terhadap sejumlah aplikasi tersebut karena diduga dapat menimbulkan dampak keamanan yang mengancam India. “Ini dilakukan untuk melindungi data pribadi 1,3 miliar warga India. Aplikasi tersebut secara diam-diam mentransmisikan data pengguna dengan cara yang tidak sah ke server di luar India,” ujar Kementeria Informasi India, dikutip dari The Guardian, Selasa (30/6).

Selain TikTok, India juga melakukan pemblokiran pada sekitar 50 aplikasi dari China karena dituduh dapat mebahayakan. WeChat, UC Browser, dan SHAREiT adalah aplikasi populer yang yang termasuk dalam daftar yang diblokir oleh India.

Di lain sisi, China saat ini juga menerapkan pemblokiran pada situs web dari India, terutama yang dikelola oleh media India. Dengan begitu, Pemerintah China bisa mengontrol pemberitaan yang diterima oleh masyarakat China terkait permasalahan-permasalahan yang sedang hangat.

Tindakan pemblokiran seperti itu merupakan suatu hal yang umum di China dan tidak hanya terjadi pada kasus India dengan China. Pemerintah China juga memblokir berbagai situs web yang memuat berita China yang tidak sesuai dengan kehendaknya. Sebagai contoh, ketika permasalah Hong Kong memanas, berita mengenai hal itu dari media asing seperti CNN dan BBC tidak bisa diakses di China.

Oleh karena itu, Pemerintah China sangat terkenal dengan tindakan represifnya terhadap penerapan sensor di negaranya.  Terlebih, Pemerintah China saat ini juga semakin mengembangkan teknologinya untuk mendukung hal tersebut dan menjadikannya sebagai seni dari intervensi teknologi tingkat tinggi.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya