Ikut Demo, 8 Karyawan PKWT PG Mritjan Dipecat Sepihak

IMG_1154Kediri, Memo-Sedikitnya 8 karyawan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) PG Mritjan yang ikut aksi demo pada tanggal 4 Juli 2014, akhirnya dipecat. Meski demikian pemecatan sepihak ini belum disertai pesangon dan surat pemecatan.

Pemecatan yang dilakukan PG Mritjan dilakukan bertahap ada yang usai demo langsung disuruh pulang tanpa ada alasan tertentu. Dan yang terakhir pemecatan dilakukan pada tanggal 7 Juli yang lalu.

Sakir (40) salah satu karyawan PKWT yang dipecat mengaaku kaget dengan tindakan pabrik tersebut. Usai ikut dalam aksi mogok kerja beberapa waktu lalu, keesokan harinya ia langsung diperintahkan pulang oleh salah satu keamanan pabrik yang berada di depan.

“Saya tidak tahu sebab masalahnya, tiba-tiba saat saya masuk kerja langsung dihadang keamanan dan disuruh pulang yang katanya saya sudah tidak boleh kerja disini lagi,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap pemecatan seharusnya ada kejelasan dari perusahaan. Namun mereka justru tidak mendapatkan hal tersebut. Selain itu, karyawan PKWT PG Mritjan selama ini diketahui telah memiliki Ketua Serikat Pekerja Unit Kerja (SPUK) yang selalu menjadi perwakilan karyawan PKWT pabrik.

“Harusnya yang memberitahu kami diberhentikan atau tidak ya ketua SPUK yang menjadi perwakilan PKWT dan caranya tidak seperti ini. PG Mritjan kan pabrik yang besar kok caranya seperti ini, itu jelas sudah salah,” jelasnya.

Sementara itu, Anang Ketua SPUK PG Mritjan mengatakan, tidak bisa berbuat banyak terkait pemecatan 8 karyawan PKWT tersebut. Pasalnya, pemecatan tersebut langsung diberikan oleh pihak management tanpa melalui dirinya.

“Saya sudah berusaha melakukan pembelaan, tapi pihak managemen sudah memutuskan dan tidak bisa diganggu gugat,” ujarnya.(can)

Follow Untuk Berita Up to Date