Idap Bronkitis, Begini Kondisi Bocah 9 Tahun Ini

Jombang, koranmemo.comDalam menjalani kehidupan sehari-hari Muzaki Aditya Pratama (9) hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidur rumah. Tumbuh kembang badan anak pertama pasangan suami istri Mariyadi (35) dan Asmaul Husna (27) tidak berjalan layaknya anak berusia 9 tahun lainnya.

Ini karena bocah asal Dusun Grugo Desa Madiopuro Kecamatan Sumobito tersebut didiagnosa mengidap bronkitis atau infeksi pada saluran pernafasan, sehingga badannya kurus kering tinggal tulang kulit.

“Sejak usia 11 bulan. Pernah dirawat di ICU satu bulan,” kata Asmaul Husna kepada sejumlah wartawan, Rabu (24/10).

Husna menuturkan, pada awalnya sang buah hati hanya menderita batuk dan pilek. “Ingusnya disedot sampai keluar darahnya, matanya ke atas. Setelah itu tak bisa apa-apa,”sambungnya.

Sebagai keluarga kecil dengan kepala keluarga berprofesi hanya sebagai buruh serabutan, maka berbekal memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), Zaki kemudian  ke rumah sakit. Dari sini awal mula diketahui kalau Zaki mengidap bronkitis dan radang paru-paru. Bahkan, telah menyerang saraf otaknya.

“Pulang sudah tak normal, tangannya ke belakang. Awalnya diterapi, setelah itu tidak. Akhirnya saya rawat di rumah saja. Badanya ,” ungkapnya.

Mengetahui kemungkinan sembuh total sangat tipis, kini Husna mengaku hanya bisa pasrah dan berharap badan Zaki kembali pulih. “Inginnya berat badan bisa bertambah, bisa agak gemuk lagi dan bisa duduk sendiri,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Madiopuro, Suwito Hadi mengaku jika pemerintah desa sudah turun tangan membantu pengobatan. Namun anehnya justru keluarga Zaki yang terkesan menolak bantuan.

“Pernah kami bawa ke rumah sakit, keluarganya minta pulang paksa. Besoknya dibawa ke Puskesmas Sumobito, difasilitasi, diistimewakan, tapi ya kembali minta pulang ke rumah lagi, begitu seterusnya,” tuturnya dengan nada kesal.

Kini Pemerintah Desa Madiopuro menyerahkan pilihan pengobatan untuk keluarganya. “Diumbar ya mesakke (dibiarkan ya kasihan) lha wong ya warga saya, ditangani ya seperti ini. Akhirnya sudah, kemauan keluarganya seperti apa, ya itu yang akan kita lakukan,” tutupnya.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Della Cahaya