Hujan Deras, 4 Desa di Kecamatan Rejoso Terendam

Nganjuk, koranmemo.com – Akibat hujan deras selama kurang lebih tiga jam, empat desa di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, terendam banjir, Jumat (27/12). Air yang berasal dari luapan Sungai Semantok memasuki sebanyak 65 rumah warga.

Danramil 15 /Rejoso, Kapten Inf Suwoto mengungkapkan, guna tanggap bencana ini Babinsa telah melaksanakan pemantauan waspada banjir di Desa Rejoso, Desa Banjarejo, Desa Klagen dan Desa Jatirejo. Kondisi di empat desa tersebut, air terlihat masuk ke rumah-rumah warga, dengan ketinggian air di atas mata kaki orang dewasa.

“Dampak hujan deras sehingga sungai Semantok tidak dapat menampung debit air yang  terlalu banyak. Akhirnya air meluap ke jalan hingga masuk ke sebagian rumah warga yang  posisinya membelah desa terdekat dan  posisi rendah daripada sungai,” ungkapnya.

Pantauan Koranmemo.com, personel yang hadir dalam penanganan banjir musiman tersebut meliputi TNI, Polri, Tagana, BPBD dan masyarakat sekitar desa terdampak banjir. Banjir tersebut selalu terjadi rutin pada saat curah hujan tinggi dan lama. Setelah itu dipastikan akan terjadi banjir di daerah ini.

“Air meluap dari pemukiman masyarakat sekitar 20 hingga 40 Cm. Luapan air sungai juga telah masuk di area pemukiman warga,” papar Kapten Inf Suwoto.

Kapten Suwoto telah memerintahkan kepada para Babinsa yang wilayahnya terkena dampak banjir agar senantiasa memantau perkembangan dan bekerjasama dengan Babinkamtibmas, serta aparat desa setempat untuk mewaspadai cuaca ekstrim. Terlebih saat mendung atau hujan masih belum stabil, karena memungkinkan debit air sungai akan terus bertambah. “Berpotensi terjadinya dampak luapan air sungai yang semakin meluas di pemukiman warga,” tukasnya.

Banjir yang terjadi di rejoso hanya terjadi sekitar 2 jam lalu kemudian surut. Hingga berita ini ditulis, genangan air mulai surut dan warga bersama-sama melaksanan pembersihan rumah.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date