Hujan Deras, 2 Desa di Ponorogo Waspada Longsor

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Masih tingginya curah hujan saat ini, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo memberikan sinyal kuning terhadap dua desa di Kabupaten Ponorogo yakni Desa Dayakan Kecamatan Badegan serta Desa Banaran Kecamatan pulung.

Status waspada longsor mulai diberlakukan mengingat tingkat kerawanan di dua desa ini cukup tinggi. Tak hanya retakan tanah di Desa Dayakan, potensi luberan sisa material longsor Banaran April lalu masih menjadi ancaman warga yang tinggal di Dukuh Krajan Desa Banaran.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Ponorogo, Setyo Budiono mengatakan, warga di dua desa itu diminta waspada bila hujan lebat terjadi dengan intensitas lama. Pasalnya titik rawan longsor di zona merah tersebut cukup banyak dan mengkhawatirkan.” Saat ini statusnya waspada, kalau hujan lebat terjadi. diharapkan mengungsi ke tempat aman,” ujarnya, Minggu (3/12).

Perlu diketahui, awal April lalu Gunung Gedhe setinggi 300 meter di Dukuh Tangkil Desa Banaran longsor dan menimbun 28 orang. Sementara di Desa Dayakan Kecamatan Badegan terjadi fenomena alam tanah retak sepanjanh 3 kilometer yang membuat 269 warga mengungsi.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.