Horee, Bupati Madiun Izinkan Warga Gelar Kegiatan Kemasyarakatan

Share this :

Madiun, koranmeno.com – Bupati Madiun Ahmad Dawami memperbolehkan kegiatan kemasyarakatan kembali digelar. Izin itu diberikan dengan menerbitkan Keputusan Bupati Madiun Nomor 118.45/554/KPTS/402.013 tentang Protokol Kesehatan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan dan Kegiatan Masyarakat Dalam Tatanan Normal Baru di Kabupaten Madiun, Rabu (28/7).

“Dalam SK tersebut, masyarakat telah diperbolehkan lagi untuk menggelar semua kegiatan masyarakat,  tetapi wajib mematuhi protokol kesehatan,” kata Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Madiun Agus Budi Wahyono, Kamis (30/7).

Menurutnya penyelenggaraan kegiatan kemasyarakatan seperti   keagamaan, pariwisata, tempat hiburan, perdagangan, tempat usaha, sosial, pernikahan, khitanan dan hajatan lain telah diatur ketat dalam SK tersebut, yakni dengan mematuhi protokol kesehatan. Antara lain seperti wajib bermasker, menyediakan fasilitas cuci tangan/cairan pencuci tangan, dan melakukan pengecekan suhu tubuh.

Mengenai proses penyelenggaraan hajatan, tambah Agus,  penyelenggara harus mengajukan permohonan izin kepala desa dan diteruskan ke polisi. Apabila ada hiburan kesenian, maka harus mendapat rekomendasi dari pihak terkait sesuai petunjuk teknis Kartu Induk Kesenian (KIK).

Untuk hajat pernikahan, juga diperlukan izin dari Kantor Urusan Agama (KUA).
Hal ini dilakukan untuk memastikan pengunjung yang datang tidak terjangkit Covid-19. “Situasi masih pandemi harus dijaga jangan sampai menimbulkan klaster baru yaitu klaster hajatan yang mungkin muncul,” bebernya.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu