Hingga Awal 2018, Kekurangan Guru SD Capai Seribu Orang

Share this :

Malang, koranmemo.com – Kota Malang yang disebut juga sebagai kota pendidikan, namun kenyataannya hingga awal tahun 2018 masih kekurangan tenaga guru sekolah dasar (SD). Jumlah kekurangan guru SD jika diakumulasi hampir sekitar seribu orang. Jumlah tersebut berdasarkan perkiraan kebutuhan guru hingga awal tahun ini.

Zubaidah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang mengatakan, pada akhir tahun lalu kebutuhan guru SD mencapai 800 guru sedangkan, pada Januari 2018 ini, setidaknya ada sekitar 162 guru SD yang bakal pensiun. Jika diakumulasi, angkanya nyaris mencapai seribu orang. “Kekurangan guru itu karena tidak ada rekrutmen CPNS,” ujarnya, Senin (29/1).

Ditambahkan, kekurangan terbanyak yakni guru kelas SD, guru mata pelajaran Agama Islam dan olahraga. Namun, kekurangan itu sedikit teratasi dengan guru honorer yang diangkat sekolah. Sekolah diperbolehkan merekrut kekurangan guru antara lain dengan menggunakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Namun semua ada juknis untuk pemakaiannya, tidak semua bisa dipakai. Sementara terkait pengangkatan para guru honorer ini menggunakan SK kepala sekolah,” pungkasnya. Untuk diketahui, Kota Malang membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terakhir pada 2014 lalu untuk 69 formasi.

Setelah itu tidak pernah ada lagi pendaftaran CPNS di Kota Malang. Sementara sejak Tahun 2014 – 2018 ini, ratusan PNS pensiun dari Pemkot Malang termasuk para guru SD.

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.