Hendak Dijadikan Hewan Kurban: Sapi di Blitar Ngamuk, Begini Akhirnya

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Warga yang melintas di Jalan Borobudur Blitar digegerkan dengan ulah sapi. Bagaimana tidak ketika hendak disembelih pada Idul Adha, ngamuk tak karuan, Kamis (30/7).

Yag membuat gempar, selain ngamuk hewan berkaki empat itu menyeruduk sejumlah warga yang kebetulan melintas di Jalan Raya Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan. Bukan hanya melukai sejumlah warga, sapi juga merusak pagar rumah dan sepeda. Tak mau terjadi yang fatal, sapi malang itu akhirnya meregang nyawa di tangan polisi sebelum akhirnya disembelih. Peluru menembus tubuhnya yang empuk.

Diketahui, sapi itu lepas sekitar pukul 14.00. Berawal ketika hendak diturunkan dari pikap yang mengantarkannya ke Masjid An-Nur. Sapi hendak dijadikan kurban. Gunawan sang pemilik sapi asal Bence, Kecamatan Garum itu kaget.

“Nah awalnya aman-aman saja. Tetapi tiba-tiba sapi terlepas dan mengamuk. Kemudian lari ke selatan hingga TMP Raden Wijaya,” jelas Kabag Ops Polres Blitar Kota Kompol Hari Sutrisno.

Sapi pun kabur ke arah Jalan S Supriyadi. Di lokasi sempat menyeruduk rumah dan warga yang melintas. Petugas dan warga pun mengepung. Tapi ternyata sapi tetap ngeyel hingga berhenti di warung lalapan.

“Akhirnya, atas izin pemilik, kami putuskan untuk menembaknya. Kami tembak dua kali. Pertama untuk melumpuhkan karena sapi tetap bisa lari. Yang kedua, kami tembak setelah sapi masuk warung. Ya mau gimana lagi, karena tetap mengamuk dan tentu arah” tambahnya.

Akhirnya drama menegangkan berakhir. Sapi pun disembelih dan menemui ajalnya. “Sapi dibawa pemiliknya kembali dalam kondisi mati. Kalau mengangkut sapi agar hati-hati” harapnya.

Reporter Abdul Aziz Wahyudi
Editor Achmad Saichu