Harga Sembako Mendadak Naik

Share this :

Kediri, Koran Memo – Melambungnya harga sembako yang dinilai mendadak disikapi serius Diskoperindag dan UMKM Kabupaten Kediri. Pasalnya, kenaikan harga di beberapa pasar trasdisional ini mengejutkan konsumen hingga Diskoperindag Rabu (23/3) siang melakukan sidak ke tiga pasar.

Zaenuri Kabid Perdagangan dan Industri Diskoperindag dan UMKM Kabupaten Kediri memantau harga pasar(bakti/memo)
Zaenuri Kabid Perdagangan dan Industri Diskoperindag dan UMKM Kabupaten Kediri memantau harga pasar(bakti/memo)

Tujuan sidak untuk mengetahui realitas harga sembako di pasaran pada minggu ini. Petugas gabungan dari Diskoperindag, Kominfo, dan Humas Pemkab Kediri melakukan sidak ke Pasar Induk Pare, Pasar Grogol, dan Pasar Ngadiluwih.

Untuk pemantauan harga sembako, Diskoperindag membentuk Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok (Siska Perbapo). Petugas setiap harinya mendapatkan informasi harga sembako yang disampaikan ke masyarakat secara langsung.

Terpantau adanya sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga. Misalnya cabai, dari harga Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram  naik menjadi  Rp 43 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram. Cabai kriting dan cabai rawit kini harganya Rp 40 ribu per kilogram dari harga Rp 25 ribu per kilogram.

Kobis bertahan dengan harga antara Rp 5000 per kilogram – Rp 6000 per kilogram. Harga tomat sebelumnya Rp 13.000 per kilogram kini Rp 12.000 per kilogram. Harga buncis sebelumnya Rp 10.000 per kilogram kini Rp 7000 per kilogram. Harga bawang merah Rp 28.000 per kilogram saat ini.

Sedangkan harga daging sapi saat ini Rp 90.000 per kilogram. Sedangkan daging kelas A harganya Rp 95.000 per kilogram. Harga daging ayam di pasar grosir sebelumnya Rp 29.000 per kilogram saat ini turun jadi Rp 24.000 per kilogram.

Joko Suiskyono, Kepala Diskoperindag UMKM  melalui Zenuri Kepala Bidang Perdagangan dan Industri Diskoperindag menjelaskan, kenaikan harga komoditas sayur dan sembako ini disebabkan adanya gagal panen.Utamanya musim penghujan dengan curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Kediri.

“Karena kenaikan yang mengagetkan inilah,kami bersama tim langsung melakukan sidak di beberapa pasar. Memang harga sebagian ada yang naik dan sebagian lagi ada yang turun. Jika memungkinkan pada tahap berikutnya kami akan melakukan operasi pasar seperti sebelumnya. Dimaksudkan agar warga tidak terbebani dengan harga sembako yang mahal,” jelasnya.(bak)

 

Follow Untuk Berita Up to Date