Harga Cabai Ikut Turun di Tengah Pandemi Covid-19

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Petani cabai di Kabupaten Tulungagung harus menerima hasil panen tahun ini tidak seusai harapan. Pasalnya, masa panen cabai saat ini bersamaan dengan pandemi covid-19 yang membuat harga cabai murah.

Lukman Hakim salah satu petani cabai mengaku, harga cabai rawit dan jenis lainnya saat ini hanya di kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 13 ribu. Sebagai petani Lukman tidak bisa berbuat banyak dengan harga yang terjadi saat ini.

“Memang tengkulak membelinya hanya segitu. Karena memang situasinya sedang seperti ini, padahal ini tinggal beberapa hari lagi harus di panen, daripada membusuk lebih baik dijual saja,” ujarnya, Kamis (7/5).

Lukman mengakui hasil penjualan tahun ini tidak bisa menutupi biaya produksi. Padahal dia sudah mengeluarkan biaya hingga Rp 3 juta lebih, belum termasuk upah pegawai di sawah. “Padahal jika harga normal bisa sampai Rp 25 ribu per kilogram. Ini jauh diluar prediksi,” jelasnya.

Lukman menambahkan, kondisi saat ini disebabkan permintaan pasar yang rendah. Pandemi covid-19 membuat warga tidak berani ke pasar, ditambah beberapa kota besar sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Biasanya ketika menjelang lebaran harga cabai akan naik bisa sampai Rp 30 ribu. Tapi kondisi sekarang ditambah permintaan pasar sepi juga,” jelasnya.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date