Hanya 1 Siswa Tidak Lulus

Kediri, Koran Memo – Kelulusan siswa SMP diumumkan Rabu (10/6) kemarin. Hasilnya hanya seorang siswa yang dinyatakan tidak lulus. Siswa tersebut berasal dari SMPN 6 Kediri. Sedangkan 4 siswa lainnya telah mengundurkan diri dan tidak mengikuti ujian nasional (unas). Sementara tahun ini, unas tingkat SMP diikuti 5.933 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto melalui Kabid Pendidikan Dasar, Heri Siswanto menyatakan setelah dikombinasikan antara NUN para siswa dengan berbagai nilai mereka di sekolah, hasilnya ada 1 sekolah yang dinyatakan tidak lulus 100 persen. “Hasilnya tadi ada 1 siswa yang dinyatakan tidak lulus oleh sekolah selain 4 siswa yang dinyatakan mengundurkan diri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 6 Kota Kediri, Djatmiko saat dikonfirmasi Koran Memo, Rabu (10/6) membenarkan ada 1 siswanya yang akhirnya dinyatakan tidak lulus. Djatmiko menjelaskan, siswa tersebut tidak lulus karena sejumlah alasan. Diantaranya ada nilai mata pelajaran yang pada semester 6 sama sekali tidak ada. Selain itu, pada saat penempuhan ujian sekolah, yang bersangkutan diketahui tidak memiliki nilai pada 5 mata pelajaran. “Keputusan tidak lulus merupakan kesepakatan pihak sekolah dengan melakukan berbagai pertimbangan sesuai peraturan yang ada. Diantaranya karena yang bersangkutan diketahui tidak memiliki nilai di 5 mata pelajaran yang diujikan,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak sekolah sudah sering melakukan pendekatan dengan mendatangi orang tua serta anak. Akan tetapi, sikap anak tetap tidak berubah. Djatmiko mengatakan, dari data yang ada pada semester 6, siswa tersebut diketahui tidak mengikuti kegiatab belajar mengajar sebanyak 50 kali. Itu sudah melebihi batas yang ditetapkan.

Djatmiko berharap, siswa tersebut tetap bisa kembali mengulang di SMP Negeri 6 ataupun apabila menolak, bisa mengulang di SMP Terbuka dengan biaya gratis. Bahkan Djatmiko sudah menyiapkan seragam yang akan diberikan pada siswa bersangkutan agar lebih bersemangat menempuh pendidikan. “Harapan saya, anak tersebut kembali dapat bersekolah. Kalau tidak ingin di SMP 6, bisa di SMP Terbuka dan saya siap membiayai seluruh kebutuhan sekolahnya,” imbuhnya.(kur)

Follow Untuk Berita Up to Date