Hamili Pelajar SMA, Mahasiswa Dipolisikan

Nganjuk, koranmemo.com – Perkenalan antara Yog (23) mahasiswa asal salah satu desa di Kecamatan Kertosono dengan sebut saja namanya Bunga (17) pelajar sebuah SLTA asal Kecamatan Tanjunganom, akhirnya sampai ke meja Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk.

Ini setelah Bunga diketahui berbadan dua yang diduga karena ulah dari Yog kekasihnya. Tak terima anaknya disetubuhi hingga hamil 7 bulan, kasus ini oleh orang tua Bunga dibawa ke ranah hukum.

“Laporan sudah diterima dan kasusnya masih dalam penyelidikan petugas unit PPA,” kata Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk, Kamis (3/5).

Trubus mengungkapkan, terbongkarnya jalinan asmara itu berawal saat orang tua Bunga curiga karena tubuh anaknya telah mengalami perubahan fisik, yakni badan tambah gemuk dan tidak datang bulan.

“Karena curiga itu, maka orang tua Bunga bertanya kenapa perut anaknya ini kok tambah buncit,” imbuhnya.

Dicecar pertanyaan seperti itu, sontak Bunga menangis. Dia bersimbuh di hadapan orangtuanya dan mengaku jika telah disetubuhi oleh kekasihnya di sebuah kamar kos Desa Kepuh Kecamatan Kertosono, bulan September 2017 sekitar pukul 21.30 WIB silam.

Bagai disambar petir di siang bolong hati orang tua Bunga melihat masa depan anaknya hancur, gara-gara disetubuhi oleh seorang mahasiswa hingga hamil. “Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke Unit PPA Polres Nganjuk,” ujar Trubus.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date