Hamili Pelajar Hingga Melahirkan, Pemain Reog Ponorogo Dibekuk

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Agus Riyanto (22) warga Desa/Kecamatan Slahung dibekuk Satreskrim Polres Ponorogo. Pasalnya, penjaga Warung Kopi (Warkop) di Kecamatan Slahung ini diduga menyetubuhi anak di bawah umur (Bocah.red) sebut saja Bunga (17) pelajar, hingga hamil dan melahirkan.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Hendi Septiadi mengatakan, kasus ini berawal dari perkenalan Agus yang merupakan pemain gong salah satu grub Reog di Ponorogo dan korban melalui media sosial WhatsApp pada bulan Oktober 2019 lalu.”Keduanya lalu ketemuan tanggal 31 Desember 2019 sekira pukul 13.00 WIB di rumah korban di Desa Mojopitu, Kecamatan Slahung,” ujarnya, Jumat (16/10).

Agus pun melancarkan aksinya, melihat rumah yang sepi, Agus mulai merayu korban untuk berhubungan badan namun saat itu korban menolak. Ia pun tak menyerah, dengan berjanji tidak akan menghamili korban, Agus sukses menyetubuhi sang pacar. Bahkan aksi bejat iti dilakukan hingga 3 kali. “Kejadian tersebut berulang hingga tiga kali di tempat yang sama,” ungkapnya.

Hendi menambahkan, usai sukses menggagahi korban, tersangka kembali melancarkan rencana busuknya untuk yang kedua kali, pada awal Januari 2020 dan yang ketiga pada 12 Januari 2020. Bahkan untuk meyakinkan korban, jika hamil, ia bersedia untuk bertanggungjawab menikahinya. Dan akhirnya Korban pun hamil. Takut diketahui keluarga korban memilih menyembunyikan kehamilanya hingga akhirnya melahirkan.”Keluarganya memang pada sibuk kerja, sehingga korban bisa menyembunyikan dan rumah sering kali sepi,” lanjutnya.

Keluarga yang mengetahui kelahiran korban lantas mengintrogasi korban. Ia pun mengakui telah dihamili tersangka. Parahnya, Agus menolak bertanggung jawab atas perbuatanya itu. Ia pun akhirnya dilaporkan ke Polres Ponorogo. “Pelaku dijerat pasal 81 ayat 2 jo pasal 76D UURI nomor 23 tahun 2002 dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar,” jelas Hendi

Belakangan diketahui, penolakan Agus lantaran, pelaku sendiri sudah berkeluarga dan mempunyai satu anak. Dari istrinya ia juga dilaporkan karena menelantarkan anaknya.”Istrinya ini dulunya juga hamil dulu sebelum menikah, saat ini kasus tersebut sedang kita tindak lanjuti,” pungkas Hendi.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu