Guru SD Gantung Diri

Ponorogo, koranmemo.com – Gara-gara ketahuan berselingkuh, seorang, Sunardi (43) guru SD di Desa Binade Kecamatan Ngrayun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Jasad warga Dukuh Petung RT 01/ RW 02 Desa Binade Kecamatan Ngrayun itu kali pertama ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri, Nyanyi (70) warga  Dukuh Krajan Desa Mrayan Kecamatan Ngrayun. Sebelum ditemukan tewas, Sumardi sejak Sabtu (5/11) dini hari pergi meninggalkan rumah mertuanya di Dukuh Petung RT 01 / RW 02 Desa Binade Kecamatan Ngrayun. Saat ditemukan sang ibu, PNS guru ini telah tergantung di sebuah pohon cengkeh di kebun milik Suwandi di Dukuh Krajan Desa Mrayan Kecamatan Ngrayun, dengan seutas tali plastik menjerat lehernya.

Kasubag Humas Polres, AKP Sudarmanto mengatakan aksi nekat korban dipicu perselingkuhannya dengan tetangganya, Payem (40) diketahui ibu mertuanya Jarmini (65). Rencananya kasus perselingkuhan bapak dua anak dengan tetangganya itu akan diselesaikan secara kekeluargaan pada Sabtu (5/11) petang. Namun korban kabur dan ditemukan tewas gantung diri siang harinya. ”Korban gantung diri diduga akibat hubungan gelapnya diketahui ibu mertuanya, mungkin karena malu, korban akhirnya nekat gantung diri,” ujar Sudarmanto. Minggu (6/11)

Sudarmanto mengungkapkan dari hasil visum tim dokter Puskesmas Ngrayun, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Jasad Guru SD ini sendiri kini telah dimakamkan pihak keluarga di pemakaman setempat.” Tidak ada tanda tanda kekerasan, murni gantung diri. Sekarang sudah dimakamkan pihak keluarga,”ungkasnya. (znl)

 

Follow Untuk Berita Up to Date