Guru Mogok Ngajar, Ini yang Dilakukan Polisi

Share this :

Blitar,koranmemo.com – Aksi mogok mengajar yang dilakukan para Guru Tidak Tetap (GTT) di berbagai wilayah di Kabupaten Blitar membuat kegiatan belajar mengajar terganggu. Namun pihak kepolisian Polres Blitar langsung tancap gas untuk segera mendampingi anak-anak di bangku Sekolah Dasar (SD) untuk sedikit menghibur dan memberikan pelajaran tentang kepolisian kepada anak didik.

Kapolres Blitar AKBP Annisulloh M Ridho SIK mengatakan jika aksi yang dilakukan para guru honorer yang mogok mengajar menurutnya sangat wajar namun terlepas dari itu semua, nasib anak didik lebih diutamakan.

” Kami bersama seluruh anggota tidak ingin anak didik sistem pelajaran di sekolah terganggu, maka kami dengan keiklasan memberikan sedikit materi pelajaran tentang kepolisian, ” terangnya, Rabu (26/09).

Menurutnya diwaktu yang senggang pelajaran akibat guru honorer yang mogok mengajar, pihaknya harus segera mendatangi sekolah yang tidak ada jam pelajaran.

” Jangan sampai anak didik terlantar, kasihan mereka inginnya mendapatkan ilmu malah dibiarkan saja, jangan sampai aksi mogok mengajar ini menjadikan anak didik ketakutan dan malas bersekolah, ” harapnya.

Diketahui, sejak Senin (24/09) kemarin, para GTT di sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar menggelar aksi mogok mengajar. Selain berorasi, beberapa diantaranya juga menggelar aksi Long March.

Secara umum GTT meminta agar Pemerintah merevisi Permenpan-RB No. 36 tahun 2018 terkait batasan usia bagi rekruitmen ASN. Termasuk memperhatikan honor yang diterima.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu