Guru Menunggu Kesepakatan Penilaian Kenaikan dan Kelulusan Siswa

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Sudah lebih dari dua bulan siswa sekolah dasar (SD) sederajat di Kota Kediri melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah. Padahal, kenaikan dan kelulusan siswa tidak lama lagi sehingga menuntut guru untuk mempersiapkan nilai siswa meskipun KBM sempat terhenti.

Kepala SD Negeri Sukorame II Kota Kediri, Malik mengatakan, saat ini guru masih mengumpulkan nilai siswa yang akan digunakan sebagai penilaian kenaikan dan kelulusan siswa. “Sudah mulai ada pembahasan dan koordinasi, tapi untuk pastinya kami menunggu kesepakatan bersama,” jelasnya, Selasa (19/5).

Kesepakatan penilaian ini tidak hanya dari guru kelas saja, tapi juga guru di gugus tugas masing-masing, musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS), dan ketentuan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri. Sementara ini petunjuk teknis (juknis) masih berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), karena ada penjelasan bahwa penilain juga menyesuaikan tiap daerah.

Hal senada juga diutarakan Kepala SD Negeri Banjaran II, Eko Murdianingsih Setiani, sementara ini guru kelas massih melakukan pembahasan mengenai penilaian kenaikan siswa kelas 1 sampai 5 dan kelulusan siswa kelas 6. “Saat ini kami masih melakukan pembahasan mengenai penilaian, jadi belum final seperti apa nantinya.

Dari informasi yang diperoleh Koranmemo.com, ada beberapa poin yang dapat dilakukan oleh guru sebagai dasar penilaian siswa. Guru dapat mengambil nilai siswa berdasarkan nilai tugas, nilai ulangan harian, dan penilaian akhir semester (PAS) ganjil, maupun penilian tengah semester (PTS).

Selain itu, guru juga bisa menambahkan nilai siswa meskipun siswa belajar di rumah. Karena, selama belajar di rumah ,siswa juga mendapat tugas dan harus melaporkan tugas tersebut. Guru juga bisa mengambil nilai dari tugas protofolio maupun tugas keterampilan dan tugas lainnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della Cahaya