Kemungkinan Gunung Berapi Aktif Ditemukan di Venus

Share this :

Zurich, koranmemo.com – Para peneliti berhasil mengidentifikasi sebanyak 37 struktur yang dikenal sebagai coronae dan dipercaya sebagai gunung berapi yang masih aktif di planet Venus. Temuan baru ini juga menunjukan jika Venus merupakan planet yang secara geologi masih dinamis dan bukan planet yang tidak aktif seperti teori yang ada.

“Penelitian kami telah menunjukan jika sebagian panas interior masih dapat mencapai permukaan bahkan hingga hari ini. Venus jelas tidak mati secara geologis atau tidak tidur seperti yang diperkirakan sebelumnya,” kata Anna Gulcher, Ilmuwan Kebumian dan Antariksa dari Institut Geofisika di Zurich dikutip dari The Guardian, Selasa (21/7).

Sebelumnya, banyak ilmuwan yang berpikir jika Venus adalah planet yang tidak memiliki lempeng tektonik. Data penelitian terdahulu juga tidak menemukan bukti aktivitas geologi setidaknya untuk setengah miliar tahun terakhir.

Penelitian yang dilakukan oleh Anna dan timnya sendiri berfokus pada struktur yang disebut coronae, struktur itu bisa terbentuk akibat naiknya batuan panas dari bagian dalam planet. Hal itu dapat membuktikan jika planet ini masih mengalami aktivitas tektonik dan pergerakan magma pada bagian permukaan planet.

Untuk membuktikan hal tersebut para peneliti menentukan terlebih dahulu tanda-tanda geologi yang hanya bisa ditemukan pada coronae aktif, seperti paritan yang mengelilingi struktur. Mereka kemudian meneliti gambar-gambar planet Venus yang diambil oleh pesawat ruang angkasa Magellan yang diluncurkan oleh NASA pada tahun 1989 untuk meneliti Venus.

Baca juga: Kenali Tingkatan Status Gunung Berapi!

Berdasarkan data yang diperoleh dari pesawat ruang angkasa tersebut, ditemukan sebanyak 133 coronae. Sedangkan yang menunjukan adanya aktivitas geologi dalam 2 juta atau 3 juta tahun terakhir ada 37 coronae.

Mengenai temuan itu, Ahli Geofisika dari Universitas Maryland, Laurent Montesi juga mengatakan, dirinya mempercayai masih ada aktivitas geologi di Venus. “Menurut pendapat saya, banyak dari struktur ini memang masih aktif hingga hari ini,” kata Laurent.

Pada dasarnya, coronae adalah bidang aliran lava dan patahan utama yang membentang luas berbentuk melingkar. Sebagian besar dari 37 coronae yang teridentifikasi itu juga berada dalam patahan melingkar yang sangat luas dan terletak di sekitar kutub selatan planet tersebut. Salah satu coronae terbesar di wilayah itu adalah Artemis, dengan diameter sepanjang 2.100 kilometer.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya