Gunakan Nama Fiktif Untuk Mencairkan Pinjaman

Nganjuk, Koran Memo – Sutrisman (28) karyawan KSP Mitra Usaha, warga Dusa Kujon Manis Kecamatan Tanjuangom harus berurusan dengan Polsek Warujayeng, lantaran dilaporkan oleh Sumali (29) pimpinan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Usaha, warga Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang, dengan tuduhan menggelapkan uang koperasi. Hingga kini, kasusnya dalam penanganan petugas Polsek Warujayeng, Minggu (7/6).

Kejadian itu berawal saat bagian pengawas lapangan KSP yang berkantor di jalan raya Lengkong nomor 40 Desa Lambangkuning Kacamatan Kertosono, Fuad Tohiri (33), sedang melakukan pengecekan di lapangan. Saat itu, dia menemukan adanya keganjilan pada laporan 68 promise yang diduga fiktif di wilayah kerja pelaku, Rabu (3/6).

Selanjutnya, penemuan itu dilaporkan kepada pimpinan KSP. Kemudian, pimpinan ikut terjun langsung untuk melakukan cek lapangan. Ternyata temuan bagian pengawas tadi benar adanya telah terjadi keganjilan. Lalu, dilakukan pengecekan pembukuan di kasir KSP, Nicen April Rahayu (19).

Keesokan harinya, pelaku dipanggil ke kantor untuk menghadap pimpinan. Setelah dikonfirmasi, dia mengakui telah menggunakan uang setoran dengan memakai nama-nama fiktif guna mendapat pinjaman KSP, hingga total Rp 11.373.000,-. Akhirnya, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Warujayeng.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Bambang Sutikno membenarkan pihaknya telah menerima laporan itu. Kini kasusnya masih dalam penanganan Polsek Warujayeng. “Barang bukti berupa enam puluh lembar promise yang diduga fiktif telah kami amankan, dan kasusnya masih kita dalami,” terang AKP Bambang. (jie)