Gudang Pabrik Printing Terbakar: Suara Ledakan Bikin Histeris Warga

Sidoarjo, koranmemo.com – Kebakaran hebat terjadi di area belakang PT. Kemas Perdana Internasional di Jalan Sidomulyo, RT 06, RW 01 Buduran, Sidoarjo Sabtu (7/9/2019) sore. Suara ledakan membuat histeris warga yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dilibatkan dalam proses pemadaman. Akibat hempasan angin yang cukup kencang di lokasi kejadian membuat si jago merah berhasil merembet secara cepat. Apalagi banyak drum yang diduga berisi tiner atau bahan kimia lainnya.

Kobakaran api juga berhasil menjilat ke bagian gudang percetakan yang berada di sisi belakang pabrik. Beberapa kali, terdengar suara ledakan dari dalam gudang yang terbakar disertai dengan kepulan asap tebal menjulang ke udara.

Saking kerasnya ledakan, sejumlah barang nampak terbang ke udara seperti kembang api. Petugas sangat susah meredam amukan si jago merah. Pasalnya, banyak barang mudah terbakar sejenis cat, kertas dan lain sebagainya.

Ledakan di pabrik yang bergerak dalam bidang percetakan ini juga membuat warga histeris. Bahkan, rumah warga yang berdekatan dengan lokasi pabrik yang terbakar berlari keluar.

Hingga berita ini ditulis, stuasi di lokasi kebakaran, petugas PMK masih berjibaku menjinakkan api. Proses pembasahan masih terus dilakukan.

Kapolsek Buduran Kompol Sujut mengatakan, berdasar hasil laporan saksi sementara, titik api mulanya diketahui berasal dari belakang pabrik. Menurut keterangan saksi, tambahnya, api berasal dari ilalang atau rerumputan yang terbakar. Sehingga secara cepat menjalar ke bagian lainnya.

“Penyebab kebakaran masih dalam menyelidiki. Saat terbakar, kondisi pabrik tidak ada aktifitas,” kata Kapolsek Buduran, Kompol Sujud.

Saat ini, tambah mantan Kapolsek Taman itu, pihaknya terua berkordinasi dengan beberapa pos PMK yang ada di Sidoarjo (Posko Porong, Buduran, dan Candi). Upaya itu untuk melakukan pemadaman agar tidak merembet ke bagian lainnya.

“Ada lebih dari 5 PMK yang melakukan pemadaman. Sampai kini api masih membara,” tukasnya.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date