Gudang Kayu di Pare Terbakar, Kerugian Sekitar Rp 1,5 M

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Gudang penyimpanan kayu milik Sutarianto (48) warga Jalan Maluku Desa Gedangsewu Kecamatan Pare, yang berada di Jalan Banda Dusun Gedangsewu Wetan Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ludes dilalap si jago merah.

Menurut Kapolsek Pare, Iptu I Nyoman Sugita, berdasarkan keterangan saksi yaitu Rizal, sebelum kejadian melakukan oven bahan kayu di mesin oven. “Kemudian, pada Senin (3/8) sekira pukul 20.00 WIB terlihat kepulan asap dari mesin tersebut,” jelasnya, Selasa (4/8).

Kemudian, lanjutnya, Rizal segera menghubungi pemilik gudang yang tidak lain Sutarianto. Mengetahui hal tersebut, Sutarianto segera melaporkan kejadian itu ke petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Kediri.

Dikatakan, proses pemadaman menggunakan 3 unit kendaraan pemadam kebakaran dari Pemkab Kediri dan 1 kendaraan pemadam kebakaran dari Kota Kediri. Pada proses pemadaman, membutuhkan kurang lebih 12 tangki air sampai api benar-benar padam.

Baca Juga: Pulang Jalan-jalan Dari Solo, Guru Asal Kota Madiun Meninggal Terpapar Covid-19

Baca Juga: KPU Kabupaten Kediri Maksimalkan Peran Aktif Masyarakat di Pilbup

Api, lanjutnya, baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB. “Akibat dari kebakaran tersebut kerugian yang dialami oleh pemilik gudang kurang lebih sebesar Rp 1.5 miliar. Beruntung, untuk korban jiwa nihil,” tuturnya.

Perlu diketahui, gudang tersebut adalah tempat penggergajian, gudang penyimpanan dan pengolahan bahan baku kayu mebel export. “Adapun jenis-jenis kayu yang terbakar adalah jenis Kayu Karet, Mahoni, Sawo, dan Lamtoro,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan saksi (Rizal), sambungnya, api diduga berasal dari tempat oven atau pengeringan kayu yang terlalu panas hingga terjadi kebakaran.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu