Gudang Gula Jawa di Ngadiluwih Terbakar

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Warga Dusun/Desa Badal Pandean Kecamatan Ngadiluwih, Minggu (20/9) pukul 15.00 dikejutkan dengan terbakarnya gudang gula merah (gula Jawa) milik Hani Sulistiono (30) warga Dusun Dawung Desa Bedug, Kecamatan Ngadiluwih. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian ditafsir sekitar Rp 100 juta. Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih dan masih dalam penyelidikan.

Kapolsek Ngadiluwih AKP Mukhlason melalui Kasi Humas Aiptu Anwar Sanusi menyatakan kebakaran belum diketahui pasti penyebabnya dan dilakukan penyelidikan. “Tiba-tiba penjaga gudang mendengar ada suara ledakan bambu di belakang rumah kemudian api membesar,” ujarnya.

Bermula dari Zanuar yang sedang berada dalam rumah dan mendengar suara ledakan seperti bambu yang terbakar. Selanjutnya Zanuar keluar lewat pintu belakang rumah dan mengetahui gudang gula merah terbakar hebat. Zanuarpun segera memberitahukan ke warga dan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Tiupan angin semakin memperbesar kobaran api menghanguskan gudang tersebut.Mengetahui ada kebakaran,warga juga melapor ke Polsek Ngadiluwih dan Damkar Kabupaten Kediri. Dua mobil damkar Kabupaten Keidiri yang datang ke lokasi bersama petugas dan warga setempat berusaha memadamkan api yang membesar.

Baca Juga: Sensasi Unik Makan Mie Wajan

Baca Juga: Sehari, Terjadi 2 Kasus Kebakaran di Kab Kediri

Dalam waktu satu jam kobaran api bisa dipadamkan sekalipun kondisi gudang sudah rusak berat dan beberapa sak gula jawa juga ikut terbakar. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. “ Kami masih melakukan penyelidikan terjadinya kebakaran ini,” imbuhnya.

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu