GP Anshor Sidoarjo Kecam Kekejaman Terhadap Etnik Rohingya

Sidoarjo, koranmemo.com – PC. GP. Anshor Sidoarjo mengecam keras pihak-pihak terkait atas tragedi kemanusiaan yang menimpa etnik Rohingya, di Myanmar. Hari ini, mereka  berangkat dan berkumpul di Gedung PWNU Jatim untuk melaksanakan Sholat Ghaib di Masjid Al-Akbar Surabaya.

Ketua PC. GP. Anshor Sidoarjo, Rezza Ali Faizin mengatakan agar kader Anshor dan Banser  tidak gegabah dalam menyikapi banyaknya gerakan dan kampanye peduli Muslim Rohingya.

“Ini harus dinetralisir. Mengingat begitu gencar gerakan kampanye dan keprihatinan untuk saudara kita (Muslim) Rohingya korban kebiadaban rezim,” ungkap Rezza, Senin, (04/08/2017).

Salah satu ormas, lanjut Rezza, diketahui ada yang membuka pendaftaran untuk memberangkatkan masyarakat Indonesia berjihad membantu warga Muslim Rohingya di Myanmar.  Sudah sewajibnya membantu dan mengutuk keras kebiadaban dan kekejaman ini.

“Namun untuk memberangkatkan pasukan jihad perang kesana belum saatnya. Karena masyarakat Rohingya saat ini tidak butuh perang, melainkan solusi hidup dan perdamaian,” tegasnya.

Masih banyak anak-anak kecil yang butuh pendidikan dan orang tua juga membutuhkan kepastian, pengakuan dan kebebasan hidup. Oleh karenanya, perlu langkah-langkah konkret untuk membantu muslim Rohingya sekaligus mengantispasi konflik berkepanjangan dan berimbas kepada konflik agama. Sehingga merembet keluar jauh dari akar masalah.

Berikut pernyataan sikap PC GP. Anshor Sidoarjo.

 1. PC GP Ansor Sidoarjo akan mengikuti dan melaksanakan intruksi resmi panglima besar dalam hal ini ketua umum PP GP Ansor pusat bahwa kita mengutuk kebiadaban ini. Namun kita tidak boleh gagap dan reaksioner namun harus melakukan gerakan yang berdampak solutif pada masalah

2. Meminta sekaligus mempercayakan secara penuh kepada pemerintah untuk melakukan diplomasi baik diplomasi bilateral dengan PBB dan negara berkepentingan sekaligus melakukan intervensi politik luar negeri dengan pemerintah Myanmar agar menghentikan kebiadaban dan kekejaman ini.

3. Kita akan melakukan dialog dan pendekatan antar umat beragama agar konflik ini tidak dibaca sebagai konflik agama semata yang kemudian akan mngancam keharmonisan, kedamaian serta kerukunan umat beragama di Indonesia khususnya di Sidoarjo.

4. Kita akan mengimbau kepada seluruh kader untuk berdoa agar saudara kita muslim rohingya diberi kekuatan dan ketabahan dan mudah-mudahan diberi jalan terbaik oleh Allah.

5. Kita akan mengintruksikan kepada seluruh kader untuk mengumpulkan bantuan sosial dalam bentuk apapun yg sudah kami kordinasikan dengan PCNU Sidoarjo dan banom untuk disalurkan lewat lembaga resmi NU.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.