GOR Merdeka Batal Jadi Tempat Isolasi?

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Sempat diwacanakan akan dijadikan tempat isolasi bagi masyarakat dengan hasil rapid test reaktif, belakangan muncul kabar jika GOR Merdeka Jombang, batal digunakan oleh pihak Gugus Gugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 kabupaten setempat.

Kabar ini dibenarkan oleh dr. Pudji Umbaran, Koordinator Bidang Penanganan Pasien, GTPP Covid-19 Kabupaten Jombang, saat dikonfirmasi Koranmemo.com, Selasa (23/6) sore. Menurutnya, pembatalan dilakukan atas instruksi bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.

“Sesuai instruksi bupati untuk ditunda dulu. Sementara memanfaatkan Rusunawa Unipdu dan BLK Jombang,” tulis dr. Pudji Umbaran melalui pesan WhatsApp (WA).

Lalu berapakah kapasitas dua tempat tersebut? Pejabat yang juga sebagai Direktur RSUD Jombang tersebut mengaku belum melakukan pengecekan. “Belum kita lihat. Perkiraan rusunawa perkiraan 30 -40-an. Sedangkan BLK sekitar 70-an,” sambungnya.

Terpisah, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab juga memastikan jika GOR Merdeka Jombang, batal jadi tempat isolasi terkait covid-19.

“Pertimbangan GOR tidak dipakai karena akan direnovasi. Mau ada pengecatan dan renovasi kamar mandi dan sebagainya,” kata bupati singkat, usai menghadiri sebuah acara di Makodim 0814 /Jombang, Selasa (23/6).

Sebelumnya, tim GTPP Covid – 19 Jombang, melalui Bidang Penanganan Pasien, sempat mengecek GOR Merdeka Jombang. Tempat tersebut sedianya akan digunakan sebagai tempat isolasi tambahan.

Ini setelah dua tempat sebelumnya, yakni gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pemerintah Kabupaten Jombang di Jalan Dr. Sutomo dan gedung Tennis Indoor di Jalan Kusuma Bangsa, berangsur penuh.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas
Editor Achmad Saichu