Gerebeg Sabung Ayam, Hanya Tangkap Satu Pelaku?

Sidoarjo, koranmemo.com – Kapolsek Krian, Kompol Saibani benar-benar geram dengan maraknya judi sabung ayam di Krian. Pasalnya, sudah berkali-kali polisi melakukan penindakan. Namun, aktivitas terlarang itu tetap saja ada.

Mantan Kapolsek Buduran Polresta Sidoarjo ini melakukan penggerebekan bersama lima petugas lainnya.

Dari informasi warga, kegiatan itu kerap dilakukan di Dusun Klagen, Desa Tropodo, Krian. Saat itu, dia turun langsung dan melacak judi sabung ayam, Minggu (03/06/2018) sore.

Sampai di lokasi, dia langsung melakukan pengintaian. Lokasi judi itu di lahan belakang pekarangan.

Tampak dua belas orang sedang asyik bermain judi sabung ayam. Ditemlat tersebut sudah ada semacam arena sabung ayam yang berbentuk lingkaran.

Di dalam arena tersebut, terdapat dua ayam jago tengah beradu. “Pemain sudah membawa uang,” jelasnya saat dikonfirmasi, Senin, (04/06/2018).

Saibani lantas memutar otak. Dia ingin menangkap dua belas pelaku tersebut. Namun, jika langsung menyergap, pasti pemain judi langsung lari tunggang langgang.

Akhirnya dia menemukan cara. Yakni menyaru ikut menjadi peserta judi. Agar penyamarannya tidak tercium, dia mengganti pakaian dinas. Mengenakan baju kotak-kotak dipadu dengan celana kain. “Saya juga bawa ayam,” ucapnya.

Penyamarannya pun berhasil. Sampai di lokasi, dia tidak dicurigai. Justru, dipersilahkan bermain. Nah, ketika tengah asyik bermain, lima personel polisi menggerebek aktivitas itu. Sayangnya, hanya satu orang yang berhasil diamankan. “Mereka lari masuk ke pekarangan warga,” ucapnya.

Satu orang yang diamankan itu berinisial SM. Usianya 60 tahun. Saibani sengaja tidak membuka identitas warga. “Kami ingin dia buka suara siapa teman-temannya,” ujarnya.

Selain mengamankan satu orang, polisi juga menyita delapan ayam sebagai barang bukti.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu