Genjot Kinerja, Plt Wali Kota Blitar Minta Kepala OPD Tanda Tangani Pakta Integritas

Share this :

Blitar, Koranmemo.com – Pemerintah Kota (pemkot) Blitar membuat gebrakan  untuk menggenjot kinerja  para kepala organisasi perangkat daerah atau OPD. Demi menciptakan kinerja yang maksimal, semua kepala OPD harus menandatangani pakta integritas.

Ini merupakan gebrakan Plt Wali Kota Blitar Santoso untuk menciptakan  perencanaan dan  perwujudan kinerja sesuai dengan rencana. Penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk dan bukti, bahwasanya pemkot siap untuk melaksanakan program-program yang telah dicanangkan.

 “Intinya sebagai pertanggungjawaban kepada pemerintah. Kan semua dinas mendapatkan dana  atau anggaran. Maka dari itu sebagai pertanggungjawaban penggunaannya harus menandatangani pakta integritas ini,” kata Santoso kepada Koranmemo.com, Senin (17/02).

Penandatanganan pakta integritas dipusatkan di pintu masuk kantor wali kota. Seluruh OPD di lingkup Pemkot Blitar antre satu per satu membubuhkan tanda tangan di atas berkas yang disaksikan langsung oleh Plt Wali Kota Santoso. Usai menandatangani berkas, kepala OPD juga membubuhkan tanda tangan di banner berukuran besar yang sudah disiapkan oleh panitia.

Penandatanganan pakta integritas itu digelar sesaat setelah para pegawai di lingkup Pemkot Blitar menjalani upacara rutin pada Senin.

Dijelaskan oleh Santoso bahwasanya kepala OPD harus komitmen.  Sebagai penanggung jawab program,  kepala OPD punya  kewajiban dalam  mengelola anggaran. Artinya, bukan hanya  merencanakan tetapi juga mengelola. Harapannya di akhir tahun sesuai dengan perencanaan  yang telah ditentukan. “Berapapun nilai  anggaran atau dana yang ada di OPD harus dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dijelaskan oleh mantan kepala dinas pendidikan Kota Blitar ini, bahwasanya pemkot Blitar terus berusaha menciptakan dan mewujudkan program-program APBD pro rakyat.  Bukan hanya itu, juga berusaha menciptakan pemerintahan yang bersih  atau clean government seperti yang diharapkan selama ini. Caranya dengan  membentuk karakter pegawai yang patuh dan memiliki integritas yang tinggi.

“Mencamkan sepenuh hati bahwasanya pegawai negeri  adalah  abdi Negara. Saya yakin dengan komitmen bersama, inshaallah mampu menciptakan suasana  pemerintahan yang diidamkan selama ini,” pungkas Santoso (adv)

Reporter Abdul Aziz Wahyudi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date