Gelar Bimtek, Gelontor 25 Ribu Benih Jeruk

Magetan, koranmemo.com – Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Badan Litbang Pertanian, Kementrian pertanian, Kota Batu, Jawa Timur, menggelontorkan bantuan 25 ribu benih jeruk berbagai varietas kepada 24 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Magetan, Kamis (19/4).

Selain pemberian benih jeruk kepada petani, Kementrian Pertanian (Kementan) juga menggelar Bimtek pembenihan dan budidaya jeruk pamelo bebas penyakit untuk 150 petani jeruk yang digelar di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHP dan KP) Kabupaten Magetan.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Kementan RI, Hardiyanto, berharap varietas jeruk pamelo akan terus berkembang di Kabupaten Magetan selain jeruk varietas lain yang saat ini tumbuh.” Jeruk pamelo adalah khas Kabupaten Magetan, semoga terus tumbuh dengan baik, termasuk jeruk varietas lain yang kini dikembangkan,”  kata Hardiyanto, Kamis (19/4).

Terpisah, Kepala Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) Kota Batu, Muhammad Taufik Ratule, mengatakan, bantuan benih jeruk ini agar dapat dikembangkan dengan baik, melalui pola tanam yang profesional.

“Kami berikan 25 ribu benih jeruk berbagai varietas, agar dapat dikembangkan di Kabupaten Magetan, ungkapnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHP dan KP) Kabupaten Magetan, Eddy Suseno, berjanji akan menggenjot produksi Jeruk Pamelo, koordinasi  dengan Asosiasi Pamelo Magetan (APM). Nantinya diharapkan mampu mendongkrak kualitas jeruk khas Magetan

” APM akan selektif memilih jeruk yang berkualitas untuk dipasarkan. Kami yakin Jeruk Pamelo akan kembali berjaya di pasaran,” tegas Eddy Suseno.
Sementara itu, Bimtek pembenihan dan budidaya jeruk pamelo bebas penyakit, dibuka anggota Komisi IV DPR RI, Ibnu Multazam.

Reporter : Noorbiyanto

Editor : Gimo Hadiwibowo

Follow Untuk Berita Up to Date