Gara-gara HP, 2 Kubu di Desa Kedawang Nyaris Bentrok

Pasuruan, koranmemo.com – Gara-gara dituduh mencuri Hp, dua kubu yang ada di Desa Kedawang Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan nyaris terjadi bentrok. Beruntung petugas segera turun tangan untuk menghalau massa, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Masalah ini berawal dari terjadi kesalahpahaman antara Samhadi atau Samsudi (34) warga Dusun Sumurlecen Desa Kedawang Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan dengan Sumanto (35) warga Dusun Wates Desa Kedawang Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan Selasa, (28/04) sekitar pukul 16.00 wib.

Waktu itu Sumanto dituduh mencuri Handphone milik Samhadi yang juga rekannya sendiri. Sempat terjadi cekcok mulut antara kedua belah pihak, namun kejadian tersebut langsung dapat diredam oleh salah satu perangkat desa Yusuf.

Lantaran tak terima dengan tuduhan yang diberikan Samhadi terhadap dirinya, tak lama Sumanto bersama rekan-rekannya yang berjumlah sekitar 10 orang mendatangi lagi Dusun Sumurlecen dan pada saat itu juga di lokasi sudah berkumpul para teman-teman Samhadi (Samsudi).

Sehingga terjadilah pertengkaran lagi dengan melibatkan massa pendukung dari kedua belah pihak.

Melihat Kejadian tersebut dan khawatir akan terjadinya bentrok antar massa yang lebih parah, Kepala Desa Kedawang Suharto segera menghubungi Polsek nguling.

Selang beberapa menit petugas Polsek Nguling bersama Anggota Babinsa Koramil Nguling mendatangi TKP guna meredam dan membubarkan massa yang berkumpul.

Dan selanjutnya petugas Polsek Nguling mengarahkan kepada masing-masing pihak agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan melakukan problem solving di Kantor Polsek Nguling.

Dengan menulis surat pernyataan bahwa yang bersangkutan sanggup untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini dengan cara kekeluargaan dan kedua belah pihak saling memaafkan.

“Miskomunikasi bisa saja terjadi seperti ini, hal terpenting adalah dalam suatu permasalahan itu harus bisa diselesaikan secara yang harmonis untuk menjalin hubungan dengan baik” pungkas Kapolsek Nguling Iptu Zudianto.

Reporter Lalang Safurdiantoni
Editor Achmad Saichu