Gadaikan Motor Pijaman, Warga Gandusari Dibekuk

Trenggalek, koranmemo.com – Slamet (49) warga RT 27/RW 08 Desa Wonorejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek diringkus  Unit Satreskrim Polsek Pogalan Polres Trenggalek. Sampai saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Trenggalek guna proses penyidikan.

Tersangka ditangkap petugas, pada 16 Desember 2017 lalu lantaran terbukti telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sepeda motor jenis vario AG 2247 YH milik Mohamad Afisi Jauhari (20) warga RT 11/RW 04 Dusun Duwet Desa Ngetal Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek, hingga mengalami kerugian total sekitar Rp 14,5 juta.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S melalui Wakapolres Kasubag Humas Iptu Supadi membenarkan penangkapan tersebut. Modus tersangka, berpura – pura meminjam sepeda motor kepada korban dengan alasan untuk mengantar alat mesin es tebu. Namun sepeda motor tersebut tidak dikembalikan justru malah digadaikan.

 “ Benar tersangka penggelapan sepeda motor telah berhasil ditangkap. Sepeda motor tersebut digadaikan di wilayah Malang  senilai Rp 3 juta. Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa sepeda motor jenis vario berikut BPKB sepeda motor AG 2247 YAC dan uang tunai Rp 1,5 juta sisa hasil gadai motor korban,’’ jelasnya, Kamis (18/1).

Informasi yang didapat dari kepolisian  peristiwa itu berawal, pada Sabtu 16 Desember 2017 pelaku menginap di rumah korban. Kebetulan antara pelaku dan korban sudah saling kenal. Sekitar pukul 03.30 Wib, pelaku membangunkan korban yang saat itu sedang tidur untuk meminjam sepada motor untuk membawa mesin es tebu milik pelaku.

Namun setelah ditunggu-tunggu sepeda motor tersebut tidak dikembalikan. Merasa dirugikan atau tertipu, akhirnya korban melapor ke Polsek Pogalan. Mendapat laporan, petugas langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan akhirnya pelaku berhasil dibekuk berikut barang buktinya.

“ Kini tersangka dan semua barang bukti telah diamankan di Polres Trenggalek guna proses hukum lebih lanjut. Tersangka akan dijerat pasal 372 dan atau 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,’’ pungkasnya.

Reporter;Suparni PB

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.