Forum Konsultasi Publik Perubahan RPJMD 2016-2021, Dewan Nilai Ada Missing Link

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Mata rantai yang hilang (missing link –ing) menjadi kritikan yang disampaikan anggota DPRD Kabupaten Trenggalek saat dilangsungkannya kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Trenggalek tahun 2016-2021, di Pendopo Manggala Praja Nugraha , Selasa (10/10).

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek , Sukadji yang menyampaikan terang-terangan jika sekalipun visi bupati/wakil bupati bagus, namun apabila manajemen pemerintahannya tidak dilakukan inovasi menyeluruh , maka hasilnya tetap jalan di tempat dan tidak ada implementasinya.

“Ini yang kita katakan missing link, karena bawahan di OPD tidak mampu menjabarkan kemauan dan arah pemimpinnya,” ucapnya.

Menurutnya , Bupati Emil telah berhasil melakukan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan di Trenggalek. Terbukti dengan menurunnya angka kemiskinan dan mensatbilkan laju pertumbuhan ekonomi yang diyakini juga akan mengalami kenaikan lagi. Namun itu terbantah akan adanya masih terlihat kacaunya sumberdaya manusia (SDM) yang dimiliki pemkab serta belum tepatnya penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada latar belakang dan assesmentnya.

“Sepintar apapun personil ASN , namun penempatan posisi di struktur pemerintahan ini salah maka hasilnya juga akan buruk,” terangnya.

Politisi asal Golkar ini meminta Bupati Emil agar secepatnya melakukan debirokrasi dan destrukturalisasi tentunya dengan mengedepankan azaz peraturan serta perundang-undangan yang berlaku saat ini.

“Yang harus kita lakukan sekarang merombak wajah birokrasi kita dan menempatkan ASN sesuai basic pendidikan dan kemampuannya. Maka hal ini segera terwujud cita-cita yang selama ini kita kerjakan,” tegasnya.

Ia juga berharap, bupati bisa menyambungkan sebuah inovasi dari level atas dengan level bawah. Sehingga ada capaian kinerja secara atur dan tidak terlihat ketimpangan dari yang kerja dan yang tidak.

“Jangan terlihat yang tidak kerja akhirnya kelihatan nganggur dan keluyuran saat jam kerja,” paparnya.

Sementara Agus Cahyono , Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek berharap citra yang sekarang sedang gencar dibangun Bupati Emil berefek langsung dengan kesejahteraan warga Trenggalek.“ Ini harus kita buktikan efeknya di perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Filosofi yang disampaikan anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menggambarkan jika membangkitkan citra saat telah jatuh akan lebih sulit dilakukan daripada menyamakan persepsi dari awal.“3 tahun sisa pemerintahan ini akan segera dituntaskan dengan target,” pungkasnya.

Reporter : Puthut Purbantara

Editor     : Hamzah Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.