Forkopimda Sigap Tangani Sumber Bencana

Share this :

Penyumbatan Jembatan Kucur Berakibat Jl Kanjeng Jimat Ditutup Total

Trenggalek, koranmemo.com – Jembatan Kucur di Jl Kanjeng Jimat Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Sabtu (8/10) tersumbat material lumpur. Selain itu juga tersumbat kayu dan rerumpunan bambu hingga menyebabkan banjir yang berujung pada penutupan jalan.

Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, bersama Kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasatya, SIK, M.Hum dan Dandim 0806 Trenggalek Letkol Arm. Bayu Argo Asmoro selaku Forkopimda Trenggalek cepat bertindak membersihkan material penghambat jembatan. Mengingat kondisi cuaca yang masih mendung dan dikhawatirkan hujan lagi.

Emil menyatakan, terjadinya luapan air yang turun ke lokasi kejadian dan didapatkan sumbatan jembatan akibat sedimentasi tanah longsor beserta material pepohonan dan bambu akibat hujan lebat yang berlangsung selama 2-3 jam.

“Kita segera mengangkat material pepohonan dan bambu yang menyumbat terowongan jembatan. Dengan menghilangkan material tersebut maka sedimentasi tanah longsoran juga akan ikut terbawa arus serta luberan air akan terkurangi,” ungkap Emil.

Material penyumbat jembatan diketahui berasal dari Bukit Kucur yang berada di atas aliran jembatan. Luberan air bercampur lumpur menutup jalan raya dan pemukiman warga hingga berakibat penutupan jalan.

Keberadaan alat berat yang masih digunakan untuk normalisasi dan siaga di lain lokasi, menimbulkan pengerjaan pengangkatan material penyumbat jembatan jadi sedikit terkendala. Namun dengan jumlah forkopimda yang turun ke lokasi, penyumbatan segera tertanngani.

“Jembatan Kucur ini berada di jalan raya atau jalur angkutan umum. Sebanyak 30 personel polisi bersiaga dalam pengalihan arus kendaraan dan sebagian langsung membantu evakuasi ke pusat bencana,” tutur Agus. (km1/haz)

Follow Untuk Berita Up to Date