Enam Sapi Mati Misterius

Share this :

Peternak Khawatirkan Serangan Anthrax

Tulungagung, koranmemo.com – Penyakit anthrax pada hewan ternak yang terjadi di wilayah Jawa Tengah, membuat sejumlah warga Desa Pinggirsari Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung turut khawatir. Pasalnya, dalam satu bulan ini terdapat enam sapi di satu desa mati secara misterius.

Ayunika Lestari, salah satu pemilik sapi di Desa Pinggirsari mengatakan selama satu bulan terakhir dua sapi miliknya mati mendadak. Sapi yang pertama mati sekitar tiga minggu yang lalu, sedangkan sapi kedua mati sekitar seminggu yang lalu.“Selain sapi saya yang mati, masih ada empat ekor sapi lain yang mati mendadak di desa ini,” ungkapnya, Senin (23/1).

Ayun, sapaan akrab Ayunika Lestari menjelaskan sapi yang mati memiliki gejala hampir sama, yakni sapi yang awalnya sehat tiba-tiba langsung kejang-kejang dan dalam hitungan delapan sampai sepuluh jam, sapi tersebut langsung mati.“Saya melihat sapi dalam kondisi kejang sekitar pukul 05.00 WIB, saya beri minuman air kelapa dan pepaya. Kemudian kondisi agak membaik, namun pada pukul 15.00 WIB sapi kejang lagi dan mati,” jelasnya.

Yunita tidak mengetahui penyebab pasti kematian sapinya tersebut. Dia hanya berharap ada perhatian dari pemerintah agar warga tidak cemas dengan keadaan seperti ini. “Sapi saya yang mati semuanya betina, dan dalam keadaan bunting,” katanya.

Sementara itu menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Tulungagung, Mulyanto mengakui telah mendengar informasi matinya enam ekor sapi tersebut. Namun pihaknya tidak bisa memastikan penyebab kematiannya. “Saya sempat mendengar kabar tersebut, namun ketika petugas datang sapi sudah tidak ada,” jelasnya.

Lanjut Mulyanto, pihaknya juga enggan dikaitkan dengan penyakit anthrax yang saat ini sedang terjadi di Kulon progo Yogyakarta. Kini pihaknya hanya bisa berharap agar masyarakat segera melapor, jika ada sapinya yang mengalami gangguan kesehatan yang berpotensi menyebabkan kematian.“Kalau untuk anthrax saya kira tidak mungkin. Cuma harapan saya, jika ada sapi yang mati mendadak agar segera melapor,” ujarnya. (den/jb)