Enam Orang Jadi Tersangka Kasus Penggeroyokan di Pertunjukan Jaranan

Kedirikoranmemo.com – Satreskrim Polres Kediri menetapkan enam orang tersangka pelaku pengeroyokan yang terjadi di Kecamatan Pare. Penetapan keenam tersangka tersebut setelah petugas melakukan gelar perkara.

Mereka adalah JP usia 26 tahun warga Ketami, Pesantren Kediri, PR (36) warga Ngetrep, Kurungrejo, Prambon Nganjuk, SDA (25) warga Bujel, Mojoroto Kediri, EP (43) warga Bedug, Ngadiluwih Kediri. Dua pelaku lain adalah RK (30) warga Sarasehan, Gambyok, Grogol Kediri dan SH (38) warga Turus, Gampengrejo Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal S.I.K saat melakukan konferensi press mengungkapkan keenam tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP. Yaitu mengenai penggeroyokan dengan ancaman hukuman pidana penjara selama tujuh tahun.  “Setelah kita lakukan pemeriksaan dan gelar perkara, kita tetapkan keenam pelaku sebagai tersangka,” tegas AKBP Roni Faisal, Kamis (17/1).AKBP Roni Faisal menambahkan insiden tersebut akan dijadikan bahan evaluasi Polres Kediri terhadap pertunjukan jaranan. Petugas akan melakukan pengawasan dan meminta pihak penyelenggara untuk memastikan tidak ada aksi anarkis dan perkelahian.

“Kita akan melakukan pengawasan dan meminta pihak penyelenggara untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertunjukan berlangsung,” tegas AKBP Roni.

Penangkapan tersebut terjadi setelah beredarnya video penggeroyokan seorang pemuda ketika melihat pertunjukan kuda lumping di Kecamatan Pare, minggu (13/1). Korban yang diketahui bernama Sukma (19) warga Padangan, Kayen Kidul dipukul oleh beberapa orang.

Petugas langsung melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil keterangan Sukma kepolisian berhasil mendapatkan beberapa indentitas pelaku pengeroyokan, yang ada di video tersebut. Petugaspun melakukan pengamanan terhadap para pelaku.

Insiden tersebut terjadi bermula saat Sukma sedang melihat pertunjukkan kuda lumping Rogo Samboyo Putro bersama teman-temannya. Kemudian tiba-tiba ada seorang penonton yang tidak di kenal, berada di samping korban, melempar sendal ke arah penonton yang berada di depan.

Reporter Nuramid Hasyim

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date