Empat Mobil dan Satu Sepeda Motor Terlibat Tabrakan Beruntun di Perak

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Tabrakan beruntun melibatkan empat mobil dan satu sepeda motor terjadi di jalan Nasional Surabaya-Madiun, tepatnya di Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Rabu (2/9). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun satu orang mengalami luka.

Empat kendaraan yang terlibat kecelakaan terdiri dari pikap Gran Max nopol S 9974 NC, mobil Toyota Innova S 1168, Daihatsu Xenia S 1686 JC dan Isuzu Panther S 1491 ZD serta sepeda motor Honda Beat S 4134 OM.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman menjelaskan, kecelakaan beruntun ini disebabkan oleh pengemudi pikap Nurkholis (34), warga asal Pungging Kabupaten Mojokerto.

Sang sopir diduga tak bisa menjaga jarak aman saat melintas di jalan tersebut, akhirnya kendaraan yang dikemudikannya tiba-tiba menabrak belakang mobil Innova yang dikemudikan Hendra Tan (41), warga Jalan Ahmad Yani Kecamatan Jombang, yang melaju searah di depannya.

“Mobil pikap melaju dari arah utara ke selatan. Karena terlalu dekat, pikap akhirnya menabrak mobil yang berada di depannya,” ujar Sulaiman.

Kerasnya dorongan pikap lanjut Sulaiman, membuat Innova terdorong ke depan dan ganti menabrak bagian belakang Xenia yang dikemudikan Anifudi (40), warga Kecamatan Mojoroto Kediri. Yang melaju tepat di depan innova.

“Nah, Xenia kemudian terdorong ke depan dan  menabrak mobil Panther yang dikemudikan Sukirman (40), warga Desa Kesamben Kecamatan Ngoro. Saat itu, Sukirman sedang berhenti karena hendak berbelok ke arah kanan,” paparnya.

Sementara itu, dari belakang mobil pikap itu sendiri, melaju sebuah sepeda motor yang dikendarai Rahmat Fatoni (26), warga asal Sragen, Jawa Tengah. Dirinya terkejut sehingga tak bisa menguasai kendaraannya dan langsung menabrak pikap.

“Pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan menjalani rawat jalan di Puskesmas Perak. Sedangkan semua kendaraan dievakuasi ke kantor Satlantas untuk proses lebih lanjut,” pungkas Sulaiman.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Editor: Della Cahaya