Edarkan Sabu, Driver Ojol dan Pedagang Diringkus

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Satresnarkoba Polres Nganjuk kembali meringkus terduga pengedar sabu-sabu di wilayah hukumnya. Tak tanggung-tanggung, dari dua pelaku yang diringkus, diamankan sabu-sabu 51,26 gram (berat kotor).

Kedua pelaku yang diamankan adalah, Choirul Anam (39) driver ojol (ojek online) warga RT 04/RW 03 Dusun Banar Desa Katerban Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk, dan Dian Dwi Cahyanto (37) pedagang asal RT 02/RW 02 Dusun/Desa Wonoasri Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri.

“Keduanya diringkus di dua tempat yang berbeda. CA dibekuk di pinggir jalan depan PG Lestari Kecamatan Patianrowo, sedangkan DDC dicokok di pinggir sebuah rumah Desa Nglaban Kecamatan Loceret,” ujar AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Senin (2/9/2019).

Sudarman menjelaskan, awalnya petugas meringkus Choirul Anam (CA). saat diintrogasi, dia mengaku jika barang haram itu dipesannya dari Dian Dwi Cahyono (DDC). Selanjutnya, Unit Opsnal Satreskoba Polres Nganjuk, dapat meringkus DDC. “Kasusnya masih dikembangkan,” jelasnya.

Sementara itu, Iptu Pujo Santoso Kasatresnarkoba Polres Nganjuk mengungkapkan, tertangkapnya CA berdasarkan informasi jika yang bersangkutan diduga sebagai pengedar sabu.

“Setelah mendapat info, tersangka ini kita buntuti. Waktu itu CA mengendarai mobil Suzuki Ertiga nopol B 1481 KOL warna merah metalik dan berhenti parkir di pinggir jalan depan PG Lestari,” urainya.

Selanjutnya tim opsnal melakukan pemeriksaan terhadap CA dan didapati barang bukti berupa 1 plastik klip berisi sabu berat kotor 1,41 gram, 1 plastik biasa berisi sabu berat kotor 0,14 gram, sebuah pipet kaca yang masih ada sisa sabu dengan berat kotor 1,35 gram, sebuah ponsel dan peralatan menghisap sabu, serta sebuah dompet warna coklat.

“Tersangka bersama kendaraannya berupa mobil Suzuki Ertiga nopol B 1481 KOL, dan barang bukti lainnya langsung dibawa ke Mapolres Nganjuk. Nah, saat diintrogasi dia mengaku pernah pesan kepada tersangka DDC,” beber Pujo.

Berdasarkan keterangan CA, akhirnya petugas mencari keberadaan DDC. Ketika itu, petugas mendapat informasi jika Dian berada di Desa Nglaban Kecamatan Loceret. Mendapat titik terang, tim langsung bergerak menuju sasaran.

“Ketika digerebek, DDC sempat membuang barang bukti sabu yang dibungkus amplop warna putih dan dilekatkan di bekas bungkus rokok serta melempar ponsel miliknya,” imbuhnya.

Akhirnya Dian Dwi Cahyono dapat diringkus pada Minggu (1/9/2019) sekitar pukul 06.30 WIB bersama barang bukti total 48,36 gram sabu, dan beberapa barang bukti lainnya. “Dari penangkapan kedua tersangka, dapat kita amankan total berat kotor 51,26 gram sabu,” pungkas mantan Kanit Reskrim Polsek Warujayeng ini.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu