Edarkan Sabu, Bapak Dua Anak Dibekuk

Trenggalek, Koranmemo.com – Kepolisian Resort Trenggalek mengamankan seorang pengedar sabu di wilayah Desa/Kecamatan Durenan, Munendar (53) warga Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung. Dari tangan tersangka petugas menyita beberapa poket sabu siap edar. Rencananya, barang haram yang diambil dari Tulungagung itu bakal diedarkan di Trenggalek.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S mengatakan, pelaku diamankan petugas saat hendak bertransaksi. Dari tangan tersangka petugas menyita tiga poket sabu dengan berat masing-masing 0,40 gram, 0,35 gram dan 0,19 gram. “Poket sabu itu disimpan dalam plastik dan tisu baju dan celana pelaku,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Trenggalek, Kamis (5/9).Lagi-lagi alasan ekonomi membuat bapak dua anak itu tergiur untuk mengedarkan sabu. Namun tidak dijelaskan secara detail berapa untung yang diterima pria yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta tersebut. Saat ditanya petugas, pelaku hanya diam dan membungkukkan badannya. “Peran tersangka sebagai pengedar,” imbuhnya.

Barang haram itu diambil dari Tulungagung. Rencananya barang haram itu bakal disebarkan ke wilayah Trenggalek. Namun belum sempat bertransaksi, tim Satreskoba Polres Trenggalek mengamankan pelaku. “Kami masih mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya. Ini (sabu) diambil dari Tulungagung dan mau disebar ke Trenggalek,” pungkasnya.

Saat ini pelaku terancam menikmati masa tuanya dibalik jeruji besi penjara. Untuk mempertanggungkan perbuatannya pelaku terancam pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar. Selain beberapa poket sabu, petugas juga mengamankan uang dan handphone dari tersangka.

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date