Dugaan Korupsi Proyek Pavingisasi 2017-2018, Kejaksaan Mulai Periksa 7 Saksi 

Ngawi, koranmemo.comPenyelidikan kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan diduga dilakukan oknum Kepala Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi mulai digeber.

Ini setelah Kejaksaan Negeri Ngawi, mulai  melakukan pemanggilan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut, Senin (2/9).Kasi Intelijen Kejari Ngawi Juanda membenarkan, pihaknya telah mulai melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Menurutnya, saksi yang saat ini diperiksa yakni berasal dari pihak pelapor yang terlibat langsung pada proyek pembangunan pavingisasi di Dusun Kawis, Desa Pucangan.

Saksi pelapor dimintai keterangannya terkait dengan pembangunan pavingisasinya tahun anggaran 2017 – 2018 berikut item pekerjaannya. “Jadi kita lebih ke teknisnya,” ujarnya.

Dijelaskan, saat ini saksi yang dihadirkan baru sebanyak 7 orang. Tahapnya selanjutnya akan dilakukan pemanggilan saksi dari pihak Desa Pucangan. “Mungkin dalam dua atau tiga hari kedepan ini kita panggil,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Desa Pucangan mendatangi Kejaksaan Negeri Ngawi. Kedatangan mereka untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan mengakibatkan double accounting kegiatan proyek pembangunan pavingisasi jalan yang dituangkan dalam laporan pertanggungjawaban (LPj) APBDes 2017 dan 2018 dan diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Reporter Dika Abdilah/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date