Dua Pengedar Sabu di Nganjuk Digulung Tim Rajawali 19

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Setelah membeber barang bukti, dan 11 tersangka salah guna narkoba yang didapat selama Januari 2020, Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk kembali memberi kesempatan untuk menginap di hotel prodeo kepada 2 terduga pengedar sabu.

Keduanya adalah, Didik Purwanto (41) sopir warga RT 03/RW 01 Desa Gondang Wetan Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk, dan Hadi Suprayitno (32) kuli bangunan warga Kelurahan Randegansari Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik.

“Keduanya ditangkap dalam waktu dan tempat berbeda, Kamis 30 Januari 2020. Saat ini keduanya masih menjalani penyidikan,” ujar AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Minggu (2/2/2020).

Sudarman mengatakan, awalnya unit opsnal satresnarkoba mengamankan Didik Purwanto di sebuah rumah Dusun Nglumbu Desa Ketawang Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Sopir ini kedapatan membawa sebungkus plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,30 gram, pipet kaca, tutup botol beserta sedotan, uang Rp 2.000, dan sebuah ponsel,” imbuhnya.

Kepada petugas, dia mengaku mendapat sabu dengan cara beli dari Hadi Suprayitno, warga Kabupaten Gresik. Selanjutnya pelaku dibawa petugas untuk menunjukkan keberadaan Hadi.

“Akhirnya kuli bangunan ini dapat dipancing keluar, dan pada pukul 18.30 WIB ditangkap di pinggir jalan bawah trowongan jalan tol Dusun Ngrajek Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk,” jelas Sudarman.

Barang bukti yang disita dari Hadi, 1 plastik klip berisi sabu berat kotor 0,59 gram, 1 plastik klip bekas bungkus sabu, sebuah ponsel, dan 1 unit sepeda motor Suzuki Satria FU nopol W 4881 KP, beserta STNK-nya.

“Selanjutnya kedua tersangka berikut barang bukti diserahkan ke Unit II Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Sudarman.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date