Dua Pendaki Lolos dari Kobaran Api Gunung Panderman

Share this :

Batu, koranmemo.com – Dua orang pendaki akhirnya dinyatakan selamat dan bisa turun dari Gunung Panderman yang mengalami kebakaran hebat. Mereka diketahui bernama Mohamad Adnan Fanani dan Firgiawan Listanto yang mana keduanya warga Pacet Mojokerto. Keduanya berhasil turun pada Minggu (21/7) malam.

Waktu itu  saat usai memasang tenda, mendengar suara retakan kayu yang menurutnya adalah kayu yang tebakar. “Begini mas, awalnya muncak jam 3 sore, sampai puncak jam 17.30 WIB terus bangun tenda,” terang Muhammad Adnan Fanani, Minggu (21/07).

Setelah membangun tenda, dirinya mendengar suara retakan kayu yang terbakar. Tanpa pikir panjang, mereka langsung bergegas berkemas, karena mereka yakin telah terjadi kebakaran di sana.

“Waktu mau tidur, kami melihat kayu yang terbakar, sontak kami langsung merapikan tenda dan turun,” ujarnya.

Namun menurutnya, selain mereka tidak ada lagi yang mendaki di sana. Hal tersebut juga disampaikan Kasi Penanggulanan Bencana Pusdalops BPBD Kota Batu, Abdul Rochim dalan keterangan terbarunya.

“Informasi terbaru setelah kami lakukan pengecekam di pos pantau, diketahui tidak ada lagi pendaki yang berada di jalur pendakian Gunung Panderman,” ucapnya dalam keteranganya terbaru, Senin (22/07) dini hari.

Sementara itu pihaknya telah melakukan penutupan jalur pendakian menuju Gunung Panderman, dan juga Gunung Buthak.

” Langkah yang kami ambil yang jelas melakukan penyekatan agar api kebakaran tidak merembet lebih jauh,” terangnya.

Diketahui, sumber api berasal dari bagian atas gunung, lalu merembet ke bagian bawah mengikuti arah angin yang berhembus dari barat.

” Karena faktor cuaca dan keselamatan petugas , rencana pemadaman api ditunda hingga pagi hari,Senin (22/07).” ucapnya lagi.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu